SEMARAPURA, BALIPOST.com – Basarnas Bali (Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar), terus melakukan upaya pencarian terhadap Aviv Meshil (23). Aviv merupakan WN Amerika Serikat yang hanyut terbawa arus di perairan Mushroom Bay Beach, Pulau Nusa Lembongan Klungkung.

Proses pencarian sudah memasuki hari kedua, Selasa (18/6). Tim kembali bergerak dengan tambahan personil dan satu unit RIB dari Pelabuhan Benoa.

Kepala Seksi Siaga dan Operasi Basarnas Bali, I.B. Surya Wirawan, mengatakan pada hari kedua operasi SAR RIB yang sebelumnya sandar di Nusa Penida usai melakukan pencarian hari pertama, langsung melakukan pencarian sejak pagi. Dikatakan, awalnya korban saat kejadian diketahui terlalu asyik mendayung Paddle Board.

Menurut saksi mata yakni pemilik penyewaan paddle board, Aviv bermain terlalu ke tengah laut. Diperkirakan waktu kejadian berkisar pukul 14.30 Wita. Sejak saat itu, korban tak kunjung kembali.

Setelah kejadian itu, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima laporan dari Kadek Suwika pada Senin (17/6), sekitar pukul 16.15 Wita. Sebanyak 6 personil bergerak menuju lokasi diduga korban terbawa arus dengan menggunakan Rigid inflatable Boat (RIB) dan dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Siaga dan Operasi Basarnas Bali, I.B. Surya Wirawan.

Baca juga:  Bus Rombongan Tirtayatra Terguling, 26 Luka-luka

Jika ditarik garis lurus dengan radial 70 derajat arah timur laut maka jaraknya dari Pelabuhan Benoa yakni 17 NM. Sejak RIB bertolak dari Pelabuhan Benoa pada pukul 16.30 Wita dan melakukan pencarian sekitar 1 jam lamanya, korban tak kunjung ditemukan.

Selanjutnya RIB sandar di Nusa Penida pada pukul 19.00 Wita, sebelum melanjutkan proses pencarian pada Selasa (18/6).

Kepala Kantor Basarnas Bali Hari Adi Purnomo juga terus memantau pelaksanaan operasi SAR melalui ruang kontrol yang berada di Kantor Basarnas Bali – Jimbaran. “RIB yang pagi tadi bergerak dari Benoa telah sampai di area pencarian sekitar pukul 09.30 Wita, jadi ada 2 RIB yang sementara ini melakukan pencarian,” ungkap Hari Adi.

Tim SAR gabungan juga berkoordinasi dengan Kapal Samudra Indah 29 yang kebetulan melintas agar memberikan informasi jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban. “Pantauan tim di lapangan bahwa ada banyak terlihat kapal-kapal nelayan di sekitar area pencarian dan semoga itu bisa membantu proses pencarian, kondisi alun pun cukup mendukung, berkisar 1 hingga 2 meter,” imbuhnya. (Bagiarta/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.