Pengunjung memadati tempat pemandian di Toya Bungkah. (BP/ina)

BANGLI, BALIPOST.com – Libur lebaran dimanfaatkan wisatawan untuk berkunjung ke sejumlah tempat wisata di Bangli. Seperti ke kolam pemandian air panas yang ada di wilayah Toya Bungkah, Kintamani.

Pada momen libur Lebaran kali ini, kunjungan wisatawan ke kolam air panas meningkat hingga tiga kali lipat dari hari biasanya. Nyoman Muliawan, pemilik usaha kolam pemandian air panas B’Mas Natural Hot Spring di Toya Bungkah mengungkapkan, pada libur kali ini, jumlah wisatawan yang berkunjung ke kolam pemandiannya mencapai 200-300 orang per hari. Meningkat signifikan dari hari biasanya yang hanya 50-100 per hari.

Kenaikan kunjungan wisatwan ini, sudah mulai dirasakannya sejak 2-3 hari terakhir. “Kalau di tempat saya, kunjungan didominasi wisatawan domestik,” ungkapnya, Kamis (6/6).

Wisatawan mulai ramai berkunjung pada pukul 06.00 hingga 22.00 Wita. Biasanya pada pagi hari hingga sore hari yang berkunjung kebanyakan dari luar wilayah Kintamani. Sementara diatas jam itu kebanyakan wisatawan lokal Kintamani.

Kenaikan kunjungan wisatawan pada momen libur lebaran kali ini juga dirasakan Toya Devasya. Wakil GM Toya Devasya Wayan Mantik mengungkapkan pada hari biasa tingkat kunjungan ke Toya Devasya mencapai 600-700 orang per hari. Sedangkan pada momen libur ini, meningkat hingga mencapai 1500 orang per hari.

Baca juga:  Malam Hari, Antrean di Gilimanuk Lebih Padat

Kunjungan didominasi wisatawan domestik. Mantik memprediksi kenaikan kunjungan wisatawan ini akan berlangsung hingga Minggu (9/6).

Sementara itu, Kabid Promosi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bangli Wayan Merta mengatakan selain Kintamani, beberapa obyek wisata yang ada di Kecamatan Bangli, Tembuku dan Susut juga mengalami peningkatan jumlah kunjungan wisatawan. Adapun obyek wisata yang disebut seperti Desa Wisata Penglipuran dan Twinhill di Bangli, Tukad Cepung di Tembuku, obyek wisata spiritual di Banjar Sala, Desa Abuan Susut. “Dari laporan yang saya terima, kunjungan wisatawan ke sejumlah tempat wisata itu luar biasa membludak. Mulai ramainya sejak sehari sebelum lebaran,” ungkapnya.

Saking membludaknya wisatawan yang berkunjung, pihak pengelola kekurangan lahan parkir. Wisatawan, kata Merta, ada yang sampai terpaksa parkir di ruas jalan. “Kita akui obyek wisata yang ada masih kekurangan tempat parkir. Belum memadai dengan jumlah kunjungan yang ada,” ujarnya.

Merta memprediksi ramainya kunjungan akan terus berlanjut hingga libur Galungan mendatang. Hanya saja pada hari biasa jelang Galungan, kunjungannya tak seramai sekarang. (Dayu Swasrina/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.