MANGUPURA, BALIPOST.com – Pantai Kuta masih menjadi tujuan wisata saat Libur Lebaran 2019. Tidak hanya wisatawan Domestik, wisatawan mancanegara (wisman) juga memadati pantai berpasir putih itu.

Mengingat banyaknya jumlah pengunjung ke pantai Kuta, pihak balawista Badung terus melakukan pengawasan. Seperti yang disampaikan Koordinator Balawista Badung, I Ketut Ipel, Kamis (6/6).

Untuk memberikan kenyamanan kepada pengunjung, pihaknya berusaha mengoptimalkan personil yang ada. Dikatakannya, terkait pengawasan di pantai, memang tetap dilakukan seperti biasa.

Hal ini untuk mengantisipasi kejadian karena saat ini pengunjung mulai ramai. “Kami tetap meningkatkan kewaspadaan. Karena selama libur ini, pengunjung mulai banyak. Sehingga kantong-kantong arus harus tetap diawasi supaya tidak terjadi hal yang tidak diharapkan,” pungkasnya.

Untuk personil, pihaknya mengoptimalkan personil yang ada, karena keterbatasan personil yang ada saat ini. Menurutnya, dalam melakukan pengawasan, di masing masing pos yang ada di Badung, untuk jumlah personel yang berjaga memang tidak sama.

Baca juga:  Arus Balik Lebaran, Pemudik Kembali ke Bali Baru 32 Persen

Untuk di masing-masing pos ada yang jumlahnya 7 ada yang 6 dan ada yang jumlangnya 5 orang. Dijelaskannya, untuk di seluruh Badug, ada sebanyak 26 pos yang tersebar dari pantai Tanjung Benoa sampai ke ujung Pantai Seseh.

Sementara untuk di Pantai Kuta saja, ada sebanyak 9 pos. Meski kondisi ombak saat ini cukup tenang, terkait pengawasan memang terus dioptimalkan. “Kami juga mengimbau kepada pengunjung agar selalu memperhatikan petunjuk yang dipasang oleh Balawista. Hal ini demi keselamatan dan kenyamanan pengunjung,” harapnya.

Tidak hanya di Pantai Kuta, sejumlah pantai di Badung juga ramai dikunjungi. Seperti misalnya kawasan wisata watersport, Tanjung Benoa, juga terlihat ramai pengunjung.

Menurutnya banyak wisatawan domestik mengisi liburan untuk menikmati wahana watersport di sana. “Di kawasan Tanjung Benoa juga ramai. Tidak hanya wisatawan mancanegara, namun wisatawan domestik juga mulai ramai,” katanya. (Yudi Karnaedi)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.