Petir
Ilustrasi. (BP/dok)

BANGLI, BALIPOST.com – I Nyoman Nawa warga Banjar Gunaksa, Kelurahan Gunaksa, Bangli mengalami nasib naas. Pria 42 tahun itu tewas tertimpa kayu saat menebang pohon di tegalan milik I Nengah Susana, warga setempat.

Korban tewas di rumah sakit umum Bangli dengan kondisi luka pada bagian kepala dan patah pada bagian kaki. Peristiwa naas itu terjadi pada Senin (3/6), sekitar pukul 10. 00 Wita.

Saat itu, korban bersama seorang tukang tebang kayu, I Wayan Mondel, datang ke lokasi untuk menebang pohon. Saat itu, Mondel meminta korban memasang tali guna menarik batang pohon yang akan ditebang.

Setelah terpasang, posisi batang pohon diarahkan jatuh ke selatan. Saat tali sudah dipegang, selanjutnya Mondel melakukan proses penebangan dengan menggunakan mesin chainsaw.

Ketika itu, batang pohon yang ditebang berhasil jatuh sesuai rencana yakni ke arah selatan. Namun tanpa disangka, batang pohon yang ditebang ternyata menimpa kayu yang ada disebelahnya hingga patah lalu menghantam tubuh korban.

Baca juga:  Pekerja Proyek Tewas Tersetrum

Mondel yang panik mengetahui kejadian itu langsung memanggil warga lainnya untuk membantu melarikan korban ke rumah sakit. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban dinyatakan mengalami patah pada kaki sebelah kanan, dan luka pada bagian kepala.

Tak berapa lama setelah mendapat penanganan medis, korban tewas di rumah sakit.

Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi mengatakan setelah mendapat informasi kejadian itu, polisi langsung mendatangi TKP. Di lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit alat chainsaw, satu utas tali nilon, dan satu jerigen putih berisi minyak pelumas.

Pelapor dan saksi-saksi telah dimintai keterangan. Polisi juga mengamankan I Wayan Mondel, tukang tebang kayu asal Banjar Bungkuan, Desa Sulahan Susut. “Saat ini kasus tersebut masih dalam penanganan Polsek Bangli,” kata Sulhadi. (Dayu Swasrina/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.