DENPASAR, BALIPOST.com – Bengkel Iddo Motor di Jalan WR Supratman No. 61 Denpasar Timur (Dentim) yang terbakar Rabu (29/5) pukul 17.00 Wita, menyisakan puing-puing bangunan. Seluruhnya isinya ludes dilalap si jago merah.

Bengkel milik Kuncoro Ananto (69) tersebut berdiri diatas tanah 6 are. “Untuk jumlah kerugian belum bisa dipastikan, tapi diperkirakan Rp 1 miliar,” kata Kapolsek Dentim Kompol I Nyoman Karang Adiputra.

Hasil pemeriksaan istri korban, Sri Priyatin (49), saat kejadian dia sedang melayani pembeli spare part. Sri kaget saat melihat api sudah membesar yang bersumber dari dalam bengkel sisi barat.

Diduga api muncul dikarenakan sebelum kejadian ada karyawan bengkel yang sedang menggunakan mesin gerinda dan kemungkinan percikan api mengenai tangki sepeda motor yang ada didekatnya yang masih berisi besin. Karyawan Iddo Motor, Mohammad Gufron (27) mengatakan, api dengan cepat membesar karana tiupan angin sangat kencang lalu membakar isi bengkel.

Baca juga:  Pura Paibon Terbakar Gara-gara Api Pembakaran Sisa Kayu

Karyawan bengkel berusaha memadamkan api tapi gagal. Adapun barang yang terbakar, yaitu satu unit bangunan bengkel motor, gudang penyimpanan spare part dan sepeda motor milik korban, satu unit rumah tempat tinggal milik korban, satu pelinggih milik pemilik tanah, I Gusti Ngurah Agung Suarsana, beberapa unit sepeda motor yang sedang diperbaiki.

Motor yang terbakar itu diantaranya,
2 unit Suzuki Satria, 1 unit Suzuki Skywave, 1 unit Honda CB, 1 unit Honda C70 dan 1 unit Kawasaki Binter Mercy. Sparepart dan aksesoris sepeda motor, uang tunai Rp 300 juta, peralatan rumahtangga, barang elektronik, surat- surat berharga, perhiasan emas dan HP.

“Karyawan yang bekerja di bengkel dimaksud sebanyak 10 orang. Pukul 17.15 Wita, mobil pemadam BPBD Kota Denpasar tiba di TKP. Api baru dapat dipadamkan pukul 18.30 Wita setelah dikerahkan sebanyak 10 unit mobil pemadam dan 2 mobil water canon Polda Bali,” ujarnya. (Kerta Negara/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.