DENPASAR, BALIPOST.com – Mengunjungi Pasar Badung dan Taman Kumbasari Tukad Badung, Kota Denpasar, Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo berkesempatan bertatap muka dengan Ni Made Galuh Cakrawati Dharma Wijaya siswa SMP N 3 Denpasar, Sabtu (18/5). Prestasi yang diraih salah satu siswa berprestasi Denpasar ini tidak saja di ajang nasional tapi juga mampu Internasional dengan berbagai penemuan ilmiahnya.

Dalam pertemuan dengan Galuh di Taman Kumbesari tersebut, Jokowi yang hadir bersama menteri Kabinet Kerja mengucapkan selamat kepada Galuh atas prestasi yang telah diraih. Didampingi Wali Kota Denpasar, I.B Rai Dharmawijaya Mantra, Wakil Walikota I GN Jaya Negara beserta OPD terkait Pemkot Denpasar, Jokowi juga berkesempatan menanyakan karya-karya ilmiah Galuh yang telah berhasil meraih prestasi Internasional.

Sementara Galuh mengatakan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo menjadi kesempatan yang luar biasa untuk dapat bercengkrama dan menyampaikan keberhasilan dalam meraih prestasi ditingkat Internasional. Terkait dengan karya ilmiah yang telah mampu dikompetisikan, menurut Galuh, salah satunya penelitiannya pada 2019 menampilkan penelitian tentang daun ketapang menjadi bodi kapal laut.

Karya penelitiannya ini mengikuti kompetisi dalam ajang Thailand Inventors Day 2019 yang diadakan di Bangkok International Trade and Exhibition Center (BITEX) Bangkok Thailand. Dari karya ini Galuh mengaku berhasil meraih penghargaan Gold Medal at TID, Thailand serta Bronze Medal at TID, Thailand 2019.

Baca juga:  Tiba di Kuching, Presiden Hadiri Annual Consultation RI-Malaysia ke-12

Ide penelitian ini menurut Galuh di dapat dari riset di internet yang terungkap bahwa daun ketapang bisa dijadikan bodi kapal laut. Di samping itu penelitian ini ditemukan karena melihat fenomena bahwa bodi kapal laut di Indonesia banyak diimpor dari luar negeri.

Pada 2017, menurut Galuh, lewat karya ilmiah body kendaraan bermotor dari sampah daun tanaman ketapang berhasil meraih Gold Medal at WICO, Korea. Di samping itu karya ilmiahnya juga meneliti sampah daun ketapang dan jerami padi dapat menjadi rompi antipeluru dan berhasil meraih medali perak di ajang Japan Design International Expo 2017 di Jepang.

Berlanjut di 2018 dengan beberapa prestasi Internasional, diantaranya prestasi Gold Medal at MTE, Malaysia, dan Gold Medal at WICO Korea. “Perasaan saya sangat senang dan bangga bertemu dengan Presiden RI Joko Widodo, bisa bercerita tentang prestasi yang sempat saya peroleh selama ini,” ujarnya. (Asmara Putera/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.