Rakyat sudah melaksanakan kewajibannya selama proses demokrasi, datang ke tempat pemungutan suara (TPS) dan menggunakan hak pilihnya. Bahkan, partisipasi pemilih pada Pemilu 2019 ini tergolong paling tinggi selama pesta politik dilakukan.

Selama proses pemilu berlangsung, suasana dan dinamika politik terkesan aman dan nyaman.  Justru yang terasa panas kini ketika proses penghitungan hasil. Untuk itu, sebagai rakyat, kami berharap agar pemerintah segera bertindak dan menjaga stabilitas politik pasca-pemilu.

Rakyat perlu rasa aman dan nyaman untuk bisa beraktivitas. Negara dan aparat keamanan saya yakini pasti paham betul untuk membuat rasa aman itu hadir di masyarakat.

Jika ada pihak-pihak yang ingin membuat rusuh terlebih berpotensi menimbulkan gangguan keamanan, maka aparat saya harapkan bertindak tegas. Jika kompromi sudah mentok, mungkin penjara bisa diberdayakan. Untuk itu, kami berharap aparat keamanan harus hadir dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Baca juga:  KPU Kembalikan Dana Pilkada Rp 8,7 Miliar

Terkait dengan hasil pemilu, saya juga berharap KPU mengumumkannya sesuai data yang ada. Tekanan jangan sampai membuat KPU terhambat menghitung data pilihan politik publik. Artinya, jika tanggal 22 Mei ini, pemenang pilpres sudah bisa diumumkan, tentu proses berikutnya tinggal proses hukum jika ada gugatan.

Setelah itu, saya harapkan proses politik berlangsung dengan aman. Artinya, saya berharap semua pihak hendaknya menghormati proses politik yang dilakukan oleh lembaga negara yang sah dan diberi kewenangan oleh rakyat. Intinya, mari jaga stabilitas negara, jangan nodai dukungan masyarakat pada Pemilu 2019 dengan tindakan anarkis.

I Wayan Arsana

Gianyar, Bali

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.