Suasana rapat pleno rekapitulasi tingkat Kabupaten Bangli. (BP/ina)

BANGLI, BALIPOST.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangli menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara pemilu 2019 tingkat kabupaten, di kantor KPU setempat, Minggu (5/5). Dalam rapat pleno tersebut ditetapkan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut satu Jokowi-Ma’ruf unggul dengan perolehan suara 149.453.

Sedangkan pasangan calon nomor urut dua, Prabowo-Sandi Uno meraih 8.938 suara. Rapat pleno yang digelar mulai pukul 10.00 Wita mendapat penjagaan ketat dari aparat kepolisian.

Rapat dihadiri Komisioner KPU Bali, Bawaslu Bali, Bawaslu Bangli, unsur muspida, ketua Parpol serta saksi peserta pemilu. Rapat pleno yang dipimpin Ketua KPU Bangli Putu Pertama Pujawan berjalan aman dan lancar, tanpa adanya protes/keberatan dari saksi-saksi.

Hanya sempat ada pencermatan kembali yang dilakukan terhadap jumlah DPT di beberapa TPS. Berdasarkan hasil rapat pleno, secara rinci perolehan suara paslon capres/cawapres nomor urut satu di Kecamatan Susut sebanyak 29.039 suara, Bangli 32.867 suara, Tembuku 25.356 suara dan Kintamani 62.191 suara. Sementara paslon capres/cawapres nomor urut dua di Kecamatan Susut meraup 1.797 suara, Kecamatan Bangli 1.930 suara, Kecamatan Tembuku 1.432 suara dan Kintamani 3.779 suara.

Baca juga:  Tim Pemenangan Capres Tak Berwenang Umumkan "Real Count" 

Total jumlah suara sah tercatat sebanyak 158.391 suara, sementara suara tidak sah 5.622 suara. Dalam pemilu tahun ini, dari 189.690 orang jumlah pemilih yang menggunakan hak pilihnya tercatat sebanyak 164.013 orang. Jumlah pemilih disabilitas yang menggunakan hak pilihnya sebanyak 69 orang.

Pujawan mengatakan, tidak ada protes/keberatan yang diajukan saksi dalam rapat tersebut. Hanya pihaknya sempat melakukan banyak pencermatan, salah satunya terhadap DPT yang telah di SK-kan. “Jadi tadi beberapa TPS di hampir semua kecamatan terjadi kesalahan input terhadap DPT. Itu kita lakukan perbaikan hari ini, untuk selanjutnya tidak lagi menjadi permasalahan di kemudian hari. SK yang kami tetapkan terkait DPT itu harus sama juga dengan apa yang telah kami tetapkan hari ini,” jelasnya.

Pujawan juga mengatakan bahwa dalam Pemilu 2019 ini, tingkat partisipasi pemilih di Kabupaten Bangli meningkat dibandingkan pemilu lima tahun lalu. Dalam pemilu kali ini, angka partisipasi pemilih di Kabupaten Bangli mencapai 86,64 persen. Naik dari Pemilu 2014 yang hanya 84,4 persen. (Dayu Swasrina/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.