Nengah Sepen mendapat perawatan di RSU Negara. (BP/kmb)

NEGARA, BALIPOST.com – Nengah Sepen (110) asal Banjar Sawe, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana, Kamis (21/3) terbaring lemah di sal D RSU Negara. Nenek yang sudah berusia uzur ini mengalami luka bakar sangat parah karena tersetrum listrik di tangan kirinya.

Peristiwa naas itu menurut anak Nengah Sepen, Wayan Sumadia, terjadi pada Senin (18/3). “Tangan ibu saya sampai kelihatan tulangnya. Sudah ditangani. Harusnya dipotong ketiga jarinya. Tapi entah bagaimana akhirnya tidak jadi dipotong. Semoga saja bisa sembuh,” katanya.

Ketut Lintang, menantu Nenek Nengah Sepen, mengatakan saat kejadian ibu mertuanya memang sendiri di rumah karena ditinggal menyabit rumput. “Sudah saya titip pada saudara ipar untuk melihat-lihat karena mertua saya suka pikun. Sempat dilihat katanya sedang tidur. Tapi sorenya teriak-teriak minta tolong dan ternyata kesetrum listrik kabel pompa air,” katanya.

Baca juga:  Kasus Pembunuhan Nenek Uyut, Polisi Tunggu Hasil Observasi RSJ Bangli

Kabel pompa air itu katanya padahal sudah ditutup. Entah bagaimana tiba-tiba terbuka dan kabelnya dipegang ibu mertuanya.

Kemudian Nenek Nengah Sepen dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. Nengah Sepen meskipun sakit masih semangat menceritakan kisah saat
masa-masa zaman penjajahan dulu. “Saat zaman penjajahan saya sudah besar dan ingat,” katanya. (kmb/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.