I Wayan Hartawan. (BP/nik)

GIANYAR, BALIPOST.com –  Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu)  mengusulkan 12 warga negara asing (WNA) yang masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) di Kabupaten Gianyar untuk dilakukan pencoretan. Data ini sudah direkomendasikan ke Komisi pemilihan umum (KPU) Gianyar. Sementara KPU Gianyar memastikan akan memverifikasi kembali data tersebut.

Menurut Ketua Bawaslu Gianyar, I Wayan Hartawan Senin (18/3), pihaknya memang terus melakukan verifikasi untuk validitas data DPT. Setelah pengecekan akhirnya dipastikan ada 12 DPT yang sesuai data kini tercatat sebagai WNA. ” Hasil penyisiran kita terakhir dipastikan 12 WNA, ” katanya.

Dikatakan, data ini sudah dikordinasikan ke KPU Gianyar, untuk dilakukan pengecekan kembali. ” Sekarang tugas KPU untuk memverifkasi ke lapangan dan juga ke Disdukcapil, selanjutnya hasil verifikasi faktual itu akan dijadikan dasar pencoretan oleh KPU, ” katanya.

Sementara itu, Ketua KPU Gianyar Putu Agus Saguna mengatakan pihaknya juga sedang melakukan verifikasi faktual terhadap rekomendasi DPT yang terindikasi WNA. ” Kita verifikasi faktual, setelah itu baru dilakukan proses sesuai aturan,” katanya.

Baca juga:  Pengiriman Logistik ke Nusa Penida Dikawal Ketat  

Ditegaskan, bila DPT itu sudah dipastikan WNA memang harus segera di coret, apalagi jadwal pemilu sudah kian dekat.  Namun sepeti apa proses pencoretan itu pihaknya akan terlebih dahulu berkordinasi ke pusat. ” Bisa saja di delete, tapi seperti apa teknisnya akan kami kordinasikan dulu ke KPU pusat, ” katanya.

Ditambahkan saat ini pihaknya sedang mempersiapkan daftar pemilih tetap tambahan, yang dikhususkan untuk pemilih yang pindah memilih. ” 20 Maret ini kita pleno, laporan sementara lumayan banyak yang pindah memilih, hal ini terjadi karena sedang ada tugas, atau menjalani massa tahanan, ” tandasnya. (manik astajaya/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.