Mapolsek Denbar diresmikan pengoperasiannya Selasa (12/3). (BP/rah)

DENPASAR, BALIPOST.com – Mapolsek Denpasar Barat (Denbar) pindah dari Jalan Ahmad Yani, Denpasar Utara ke Jalan Tangkuban Perahu, Banjar Padang Sumbu Kaja, Padangsambian Klod dan diresmikan, Selasa (12/3). Lokasi mapolsek lantai 3 ini dekat Lapas Kerobokan dan perbatasan Kecamatan Kuta Utara.

“Polsek Denbar ini adalah bentuk manifestasi. Kita kembalikan kepada masyarakat dalam bentuk pelayanan yang lebih baik. Saya mohon koreksi dari rekan-rekan jurnalis apabila dalam pelayanan dari kepolisian masih kurang. Ke depan agar kepolisian semakin transparan dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat,” tegas Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose, usai acara peresmian.

Terkait pemanfaatan Kantor Polsek Denbar yang lama untuk Polsek Denpasar Utara (Denut), Kapolda mengatakan harus melalui mekanisme dan ada persetujuan Mabes Polri. Untuk sementara Kantor Polsek Denbar lama digunakan untuk Subsektor Ubung. “Peresmian gedung baru ini juga sebagai persiapan karena bulan depan sudah Pilpres dan Pileg. Saya beserta seluruh jajaran mempersiapkan diri untuk mengamankan pemilihan ini,” ujarnya.

Terkait perkembangan situasi menjelang pemilu, jenderal bintang dua asal Manado, Sulawesi Utara ini mengungkapkan, belum ada hal-hal yang kira-kira akan mengganggu keamanan dan ketertiban Bali, khususnya di Polresta Denpasar. Justru penanganan kasus-kasus yang berhubungan dengan kriminal bisa ditangani dengan baik oleh jajaran Polresta bersama jajarannya.

Baca juga:  Kurang Seminggu, Tahanan Lapas Ditangkap di Lombok

Gedung Polsek Denbar dibangun di atas lahan seluar 12 are merupakan hibah dari Pemprov Bali. Sedangkan anggaran pembangunannya dibiaya Mabes Polri senilai Rp 4,1 miliar.
Kapolda juga merencanakan mengembangkan Polsek Kawasan Udara Ngurah Rai menjadi polres.

Namun ini perlu kajian karena berkaitan dengan lahan, personel, anggaran dan sebagainya. Namun melihat aktivitas yang tinggi di bandara dan Bali merupakan halaman depan Indonesia. “Sekarang kan masih polsek tapi yang dilayani mungkin lebih dari tempat-tempat (polsek) yang lain khususnya kepada wisatawan yang justru menghasilkan devisa untuk Indonesia,” tandasnya.

Oleh karena itu pihaknya sedang membuat kajian-kajian dalam rangka meningkatkan status polsek menjadi polres. Golose menyadari untuk mewujudkannya tidak bisa cepat karena perlu penyesuaian tingkat Mabes Polri, Kemenpan, anggaran, Bapenas dan lainnya. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.