DENPASAR, BALIPOST.com – Dalam rangka memperingati Hari Ginjal Sedunia (World Kidney Day), Perhimpunan Nefrologi Indonesia (Pernefri) Bali mengajak masyarakat minum air mineral. Kampanye ini sebagai simbol untuk mengajak masyarakat sayang ginjal dengan membiasakan minum air yang cukup.

Hadir pada acara itu Direktur Utama RSUP Sanglah dr. I Wayan Sudana, M. Kes. Selain Dirut, turut hadir Ketua Pernefri (Perkumpulan Nefrologi Indonesia) Bali Prof.Dr. dr. Ketut Suwitra, Sp.PD., dan para guru besar serta staf Nefrologi RSUP Sanglah Denpasar.

Acara kali ini terasa berbeda karena digelar di mal pada Sabtu (2/3). Tujuannya untuk menyasar masyarakat umum, pentingnya menjaga ginjal.

Sebagai upaya promosi kesehatan bagi masyarakat, RSUP Sanglah juga memberikan demo cuci tangan. Cuci tangan sangat penting dilakukan dan merupakan cara yang mudah dan murah untuk mencegah penyebaran penyakit.

Ketua Pernefri Bali Prof. Dr. dr. I Ketut Suwitra, Sp.P.D-KGH., mengatakan, Hari Ginjal Sedunia (World Kidney Day) jatuh pada Kamis, minggu ke-2 setiap bulan Maret. Tahun 2019, hari ginjal sedunia jatuh pada 14 Maret.

Baca juga:  Truk Melebihi Tonase, Gudang Galon Air Mineral Diprotes

Dalam rangka itu, Perhimpunan Nefrologi Indonesia (Pernefri) Koordinator Wilayah Bali, NTB dan NTT akan menyelenggarakan serangkaian acara. Antara lain, Update Nephrology Scientific Communication 2019 yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan di bidang nefrologi.

Bersamaan dengan kegiatan tersebut akan diadakan juga ceramah untuk masyarakat awam. Tujuannya untuk mempromosikan tentang kesehatan ginjal dalam kaitannya mencegah penyakit gagal ginjal, dan
mengajak masyarakat untuk bergaya hidup sehat.

Melalui kegiatan Pernefri Goes to School, Campus, Office, Mall, Pernefri memperingati World Kidney Day tahun 2019. Tema yang diambil adalah “Kidney Health for Everyone and Everywhere,” diharapkan dapat menjadi wadah untuk mewujudkan masyarakat yang lebih sehat pada umumnya dan kesehatan ginjal masyarakat yang lebih baik pada khususnya. Serta melakukan kegiatan pencegahan yang terjangkau terhadap
terjadinya penyakit ginjal. (Citta Maya/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.