Lokasi pencurian sesari dipasang garis polisi. (BP/istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Sesari di Cong Po Kong Bio atau Pura Sri Sedana Gianyar pada Rabu (2/2) dicuri. Dalam pencurian yang terjadi sekitar pukul 01.45 Wita itu, pelaku terekam CCTV.

Informasi dihimpun sesuai rekaman CCTV, pelaku masuk ke areal Pura Sri Sedana Gianyar dengan menaiki tembok yang berada dekat dengan jalan raya, tepatnya tembok di belakang Pelinggih Sri Sedana. Dalam aksinya itu terlihat pula pelaku mengambil kotak sesari, kemudian dibawa ke depan Padmasana untuk mencongkel kotak tersebut.

Aksi pencurian kotak sesari ini baru diketahui pada Rabu pagi sekitar sekitar pukul 07.00 Wita, oleh petugas kebersihan Konco, Komang Candra. Kala itu ia datang untuk membersihkan area Konco, karena pada Selasa malam sebelumnya diselenggarakan upacara Cap Go Meh. “Saya terkejut, ketika masuk ke area pura, saya sudah mendapati kotak sesari tercongkel di depan padmasana,” ucap Komang Candra.

Kejadian ini lantas dilaporkan ke pengurus Konco, hingga dilaporkan ke jajaran Polsek Gianyar. Polisi pun langsung mendatangi lokasi pencurian tersebut, untuk melakukan olah TKP. Termasuk mengecek rekaman CCTV serta mendeteksi sidik jari pada kotak sesari yang sempat dibongkar oleh pelaku.

Baca juga:  Polresta Ungkap Pencurian Kartu Kredit di Pesawat

Kapolsek Gianyar Kompol Ketut Suastika dikonfirmasi membenarkan adanya aksi pencurian tersebut. Pihaknya pun sudah mengecek rekaman CCTV di konco tersebut, namun ciri-ciri pelaku belum ada yang mengenali. “Kalau warga sekitar mengaku tidak ada yang kenal dengan wajah pelaku sesuai rekaman CCTV itu,” katanya.

Meski demikian polisi tetap berupaya memburu pelaku, yang wajahnya terekam dalam CCTV tersebut. Polisi juga masih mencoba mengecek sidik jari pada kotak sesari tersebut. “Sidik jarinya itu kan dikayu itu, ya masih kita rumuskan hasil sidik jarinya,” ucapnya.

Kerugian diperkirakan Rp 200 ribu sampai Rp 300 ribu.

Sementara Ketua Konco, Gede Sugihartana, berharap pelaku cepat terindentifikasi dan ditangkap oleh aparat kepolisian. Dikatakan meski jumlah kerugian tidak seberapa, namun kejadian pencurian sudah dua kali terjadi.

Aksi pencurian pertama kali terjadi di konco tersebut pada Agustus 2018, kasus ini pun sudah dilaporkan ke polisi. Waktu itu pelaku berhasil melarikan uang sebanyak Rp 12 Juta. (Manik Astajaya/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.