Surat suara. (BP/dok)

SEMARAPURA, BALIPOST.com – KPU Klungkung mulai melakukan penyortiran dan pelipatan surat suara. Dalam proses penyortiran, ditemukan puluhan surat suara yang rusak.

Staf KPU Klungkung di Gudang Logistik Ketut Sukiasna mengatakan, dari puluhan surat suara itu, rusak karena mengkerut sebanyak 32 lembar, kotor atau ternoda 45 lembar, robek 10 lembar dan bercak 5 lembar. Total, kerusakan surat suara ada pada hari pertama penyortiran dan pelipatan ada sebanyak 92 lembar.

“Surat suara yang rusak sudah kami kumpulkan. Nanti akan dilaporkan ke komisioner, agar di proses sesuai mekanisme dan diberikan penggantinya,” katanya Rabu (20/2).

Sebelumnya, kekurangan surat suara terakhir diterima pada Senin (18/2) lalu. Total, kebutuhan surat suara di seluruh Klungkung mencapai lima kali 163.282, sesuai jumlah surat suara yang akan di coblos setiap pemilih sebanyak lima lembar, untuk Pemilu Presiden, Pemilu DPR Pusat, Pemilu DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten. Sementara, total jumlah sesuai DPT sebanyak 160.080 orang.

Baca juga:  Penyebar Hoaks Surat Suara Tercoblos Ditangkap

“Total logistik surat suara ini sudah termasuk suara cadangan dua persen. Kami masih menunggu juknisnya. Kalau cadangan surat suara dua persen dari total surat suara, sementara jumlahnya cukup. Tetapi, kalau surat suara cadangan dua persen per TPS, berarti ini masih kurang,” jelas Sukiasna, seraya menegaskan total jumlah TPS sebanyak 619 TPS.

Sementara untuk logistik lainnya, dikatakan seluruhnya sudah lengkap, seperti kotak suara, bilik suara, tinta, sampul, gembok. KPU Klungkung hanya tinggal menunggu kelengkapan formulir. Kotak suara sesuai dengan pengadaan KPU Pusat sudah turun sebanyak 3.139 buah, bilik suara sebanyak 619 buah. Total kebutuhan bilik suara empat kali dari total TPS sebanyak 619 buah. Sebab, satu TPS ada empat bilik suara. Sementara kebutuhan tinta sebanyak 1.238 botol sudah tersedia. Demikian juga untuk sampul dan gembok. (bagiarta/balipost)

 

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.