Gunung Agung kembali mengalami eruspi, Jumat (8/2). (BP/nan)

 

AMLAPURA, BALIPOST.com – Setelah sempat tenag selama dua pekan, Gunung Agung kembali mengalami eruspi pada Jumat (8/2) dini hari. Pada erupsi kali ini Gunung tertinggi di Bali itu kembali melontaran lava pijar di seputaran kawah. Dan stastus Gunung Agung masih berada di level III (Siaga).

Kepala Pos Pengamatan Gunung Agung di Desa Rendang, Karangasem, I Dewa Made Mertayasa mengatakan, kalau erupsi kali ini berlangsung selama 1 menit 37 detik dengan amplitudo maksimum 23 MM. Kata dia, letusan kali ini sifatnya trombolian dengan melontarkan material lapa pijar di seputaran kawah.

”Erupsi terjadi pukul 00.12 Wita. Untuk tinggi kolom abu tidak teramati akibat kabut tebal. Untuk arah abu vulkaniknya mengarah ke Tenggara,”ujarnya.

Mertayasa mengatakan, potensi erupsi masih berpotensi terjai kedepannya. Paslanya, sampa isaat ini aktivitas Gunung Agung masih fluktuatif. Apalagi sistem magma sudah terbuka ini, potensi untuk terjadinya erupsi masih ada. Hanya saja, kapan erjadi erupsinya tidak bisa dipastikan. Karena tergantug pada Gunungnya.

Baca juga:  Masyarakat di Radius Hingga 10 Km Diminta Mengungsi

“Kalau tekanan dari bawah besar dan penahan di atasnya tidak kuat, pasti akan terjadi erupsi. Begitu juga kalau tekannya lemah, palingan terjadinya hembusan saja. Jika terus keluar hembusan itu bagus. Gas-gas yang ada di dalam gunung keluar. Sehigga potensi untuk terjadinay eruspi yang sekalanya besar kecil,”katanya.

Untuk itu, pihaknya tetap menghimbau kepada masyaraat untuk tidak melakukan aktvitas di radisu bahaya 4 km. Termasuk dilarang untuk melakukan aktivitas pendakian. Karena itu akan sangat membahayakan. Karena Gunung Agung sewaktu-wakti bisa erupsi. Begitu juga dengan warga yang bermukim di pingiran sungai supaya tetap waspada ancaman lahar dingin. Apalagi saat ini hujan lebat terus mengguyur. Untuk itu warga supaya selalu meningkatkan kewaspadaan. (eka prananda/balipost)

 

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.