NEGARA, BALIPOST.com – Sampah di areal TPS di Lingkungan Terusan, Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara meluber ke jalan. Kondisi ini dikeluhkan oleh warga sekitar TPS karena baunya sangat menyengat dan kotor.

Dari pengamatan, Jumat (1/2), sampah yang ditampung dengan beberapa box tersebut tampak membludak dan sampai berserakan ke jalan. Sejak TPS 3R dibangun di belakang bangunan lama, TPS di areal depan bangunan ditutup dengan seng. Warga yang membuang sampah hanya menumpuk sampahnya di depan dinding seng yang ada di atas bibir aspal.

Jika sampah membludak secara otomatis sampah meluber ke badan jalan. Belakangan ini Dinas LHKP menempatkan beberapa box sampah di pinggir jalan atau di depan dinding seng, namun sampah juga tampak membludak dan berceceran di jalan. “Harusnya proyek TPS 3R sudah selesai dibangun dinding penutup dari seng itu dibuka sehingga warga membuang sampah di bangunan/rumah sampah yang lama. Bukan di pinggir jalan. Kalau seperti ini kan mengundang penyakit,” kata seorang warga di Lingkungan Terusan.

Baca juga:  Pasar Tusan Dikabarkan Terbakar, Ternyata Hanya Ini

Sebelumnya warga penyanding sempat protes di lokasi itu dibangun TPS 3R karena kerap mengundang bau menyengat. Apalagi jika bangkai anjing juga dibuang di sana.

Selain itu di lokasi juga merupakan tikungan dan rawan kecelakaan. “Harusnya kalau TPS 3R belum diserahkan, sementara kan bisa bangunan TPS yang lama dibuka dan dipakai menampung sampah,” jelasnya lagi.

Kepala Dinas LHKP Jembrana, I Ketut Karyadi Erawan dikonfirmasi mengatakan TPS 3 R itu sudah diserahkan ke kelompok pengelola sampah Kelurahan Lelateng.
Untuk sampah yang meluber, ia meminta maaf karena armada yang biasa ngambil rusak sehingga telat mengambil sampah.

Karyadi mengharapkan ke depannya di masing-masing rumah tangga memilah, mengelola, dan memanfaatkan sampah rumah tangga dan tempat aktivitas lainnya. (kmb/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.