TABANAN, BALIPOST.com – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Tabanan, Sabtu (19/1) malam, mengakibatkan bencana longsor dan pohon tumbang di sejumlah titik. Beruntung dari rangkaian bencana tersebut tidak sampai mengakibatkan korban jiwa.

Dari data yang diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan, hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan longsor di Kecamatan Penebel, tepatnya di ruas jalur Penebel-Senganan. Material longsor bahkan menutupi akses badan jalan, dan diperkirakan terjadi sekitar pukul 19.00 Wita.

Mendapatkan adanya laporan tanah longsor, petugas tim reaksi cepat (TRC) BPBD Tabanan pun segera meluncur ke lokasi untuk melakukan proses evakuasi, pada Minggu (20/1). Mengingat tebalnya material longsor, evakuasi pun berlangsung hampir tiga jam.

Selama proses evakuasi, kendaraan yang hendak melintas terpaksa putar balik mencari jalan alternatif. “Enam petugas TRC diterjunkan ke lokasi untuk proses evakuasi longsor dengan dilengkapi satu unit perangkat mesin pompa air,” ucak Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Tabanan I Putu Trisna Widiatmika.

Baca juga:  Kelanjutan Reklamasi Bandara, AP1 Akan Gelar FGD dengan Desa Penyangga

Setelah tiga jam proses evakuasi longsor, akses jalur kendaraan Penebel-Senganan, sudah kembali normal. Lanjut dikatakan Trisna, selain longsor di Penebel, ada kejadian ranting pohon tumbang hanya saja karena skala kecil jadi tidak dilaporkan ke BPBD.

Polsek Selemadeg Barat dipimpin Ipda Komang Agastya bersama unit patroli Polres Tabanan membersihkan ranting pohon yang tumbang tersebut. Sehingga arus lalu lintas bisa kembali lancar.
“Informasinya di ruas jalan di Kecamatan Selemadeg Barat, tetapi karena skala kecil jadi tidak dilaporkan ke kami, dan sudah diatasi oleh warga dibantu pihak kepolisian setempat untuk evakuasinya,” ucapnya. (Puspawati/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.