NEGARA, BALIPOST.com – Korban banjir bandang selain kehilangan harta benda juga sanggah milik mereka sebagian besar rusak bahkan banyak yang hancur.
Kondisi ini membuat para korban merasa sedih.

Hrusnya mereka bisa merayakan Hari Raya Galungan. “Ya beginilah keadaan kami. Jejahitan untuk Galungan hanyut. Pakaian juga tinggal yang dibadan. Bahkan sanggah juga hancur,” kata Ni Ketut Joni (65) seorang janda tidak mampu dan tinggal sendiri yang harta bendanya habis diterjang banjir bandang.

Warga Lingkungan Biluk Poh, Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, Jembrana ini adalah satu satu dari puluhan warga yang menjadi korban banjir bandang. Beberapa ekor babinya juga hilang dan hanyut demikian juga kandang babinya juga hancur.

Di samping itu, banjir bandang yang terjadi juga merobohkan bangunan pelinggih miliknya. Beruntung ia bisa menyelamatkan diri sehingga terhindar dari ganasnya terjangan banjir bandang.

Saat ini ia kebingungan lantaran hari raya Galungan dan Kuningan sudah dekat, segala sesuatu yang telah dia siapkan untuk Galungan lenyap. Untuk membuat dan membeli perlengkapan yang telah lenyap dibawa banjir dia mengaku tidak mampu lantaran tidak memiliki uang.

Baca juga:  Tak Kunjung Diperbaiki, Jalan Rusak di Culali Terus Dikeluhkan Warga

Maklumlah penghasilannya sebagai buruh serabutan hanya Rp 25 ribu sampai Rp 30 ribu perharinya. Jangankan untuk Galungan pakaian saja sudah tidak ada. Bahkan bahan makanan juga tidak punya.

Sementara itu banjir bandang tidak hanya menghancurkan rumah warga dan menghanyutkan harta benda juga lahan pertanian berupa sawah hancur. Sawah-sawah tersebut diantaranya berisi padi yang baru ditanam dan semangka.

Menurut Putu Adi (46), salah seorang warga setempat, musibah banjir bandang yang cukup parah ini merupakan bencana untuk kedua kalinya di wilayah tersebut. Sebelumnya pada 1998 pernah terjadi dengan kerusakan yang sangat parah serta kerugian yang tidak sedikit. (kmb/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.