Pohon tumbang yang menimpa salah satu rumah warga di Bebandem. (BP/nan)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah Karangaem kembali memicu tanah longsor dan pohon tumbang. Di Banjar Dinas Macang, Desa Macang, Bebandem sebuah pohon enau tumbang dan menimpa rumah warga sehingga menimbulkan kerusakan.

Kalak BPBD Karangasem, Ida Bagus Arimbawa, Minggu (23/12) mengungkapkan, hujan lebat disertai angin kencang memicu terjadi pohon tumbang dan tanah longsor di wilayah Bebendem. Untuk pohon tumbang terjasi di Banjar Dinas Macang, Desa Macang menimpa rumah warga yakni I Wayan Pasek Ardika (45). Sementara untuk tanah longsor terjadi di Dusun Bengkok, Pengawan, Desa Sibetan.

“Adanya laporan kejadian itu petugas dari BPBD sudah turun ke lokasi untuk melakukan penangan. Baik pohon tumbang maupun tanah longsor. Untuk pohon tumbang mengakibatkan atap rumah warga mengalami kerusakan akibat di timpa pohon tersebut. Sementara untuk tanah yang longsor selain pohon juga menyeret tiang listrik milik PLN. Dan kita sudah lakukan koordinasi dengan pihak PLN. Saat ini semuanya sudah dapat ditangani dengan baik,”ujarnya.

Baca juga:  Pohon Jati Tumbang di Cekik, Lalin Denpasar-Gilimanuk Macet

Arimbawa menegasakan, pihaknya tetap menghimbau kepada seluruh masyarakat supaya lebih tanggap bencana mulai dari pohon tumbang, longsor dan yang lainnya. Pasalnya, saat ini sudah memasuki musim penghujan. Sehingga situasi seperti ini memicu terjadinya bencana yang tak pernah bisa diduga. Maka dari itu, warga senantiasa selalu waspada bencana untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Bagi warga yang bermukim di dekat-dekat jurang kita minta selalu waspada. Pasalnya hujan lebat yang terus turun memicu kondisi tanah menjadi labil dan mudah longsor. Termasuk warga yang bermukim di dekat pohon-pohon besar juga tetap meningkatkan kewaspadaan. Karena apa yang kita himbau ini untuk memini.alisir korban jiwa,”jelas Arimbawa. (eka prananda/balipost)

 

 

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.