BANYUWANGI, BALIPOST.com – Tren ekonomi digital di kawasan timur memicu XL Axiata untuk fokus menggarapnya. Caranya melalui terus ditambahnya BTS 4G dan 3G demi meningkatkan kualitas layanan hingga akses di area perdesaan. Demikian diungkapkan Group Head XL Axiata East Region, Mochamad Imam Mualim didampingi Group Head Corporate Communications XL Axiata, Tri Wahyuningsih, Selasa (18/12), saat Media Gathering East Region di Banyuwangi.

Imam Mualim mengatakan pelanggan yang aktif mengakses layanan data terus tumbuh di area pinggiran kota dan perdesaan. Aktivitas ekonomi digital yang dilakukan masyarakat juga terus tumbuh.

Ia mengakui tumbuhnya aktivitas ekonomi digital masyarakat memang menjadi perhatian XL Axiata East Region. Apalagi di wilayah operasi ini, baik di Jawa Timur, Bali, NTB, dan NTT memiliki potensi wisata yang sangat besar. “Industri wisata yang mengandalkan indahnya panorama alam, banyak di antaranya berlokasi jauh di perdesaan, telah mampu menggerakkan ekonomi warga melalui promosi di media sosial dan saluran informasi digital lainnya,” sebut pria yang akrab disapa Aal itu.

Aktivitas ini selanjutnya memicu tren pemasaran digital untuk produk-produk UKM yang dikelola warga, yang berarti pula menjadi peluang bagi XL Axiata untuk terus memperluas jangkauan layanan data berkualitasnya. “Dalam mengembangkan usaha, selain berorientasi bisnis, XL Axiata juga berusaha semaksimal mungkin untuk ikut mendukung visi pembangunan yang dilaksanakan pemerintah,” sebutnya.

Baca juga:  Beri Kenyamanan Pelanggan, Paket XL Go IZI Baru

Mengingat besarnya manfaat yang bisa masyarakat peroleh dari layanan berbasis teknologi digital, lanjutnya, XL pun menyelenggarakan program-program edukasi pemanfaatan sarana digital. Tak hanya di bidang pendidikan, tapi juga petani, nelayan, kaum perempuan, hingga anak-anak muda kreatif.

Sementara itu, untuk program tanggung jawab sosial perusahaan, di wilayah East Region, telah diselenggarakan antara lain Gerakan Donasi Kuota dengan telah menyalurkan 217 paket donasi modem dan kuota data ke 217 sekolah di seluruh provinsi wilayah East Region, termasuk di seluruh Sulawesi. Selain itu, XL Axiata juga telah menyalurkan donasi tanggap darurat dan pemulihan pasca bencana gempa di Lombok dan Sulawesi Tengah, termasuk di dalamnya mendirikan sekolah darurat.

Di wilayah East Region juga, XL Axiata telah menyelenggarakan program-program edukasi dan pemanfaatan sarana digital untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di desa-desa tertinggal. Program tersebut antara lain adalah sosialisasi dan pelatihan pemanfaatan aplikasi Laut Nusantara bagi nelayan di Bali, Lombok, dan Jawa Timur. Selain itu juga kelas edukasi untuk kaum perempuan pelaku UKM di Lombok dan Bali. (Diah Dewi/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.