Bupati Gianyar Made Mahayastra saat mengecek lokasi Pasar Bona yang ludes terbakar. (BP/nik)

GIANYAR, BALIPOST.com – Pasar Desa Bona, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, terbakar, Selasa (18/12), sekitar pukul 01.00 Wita. Puluhan kios milik pedagang ludes terbakar.

Total kerugian diperkirakan mencapai Rp 2 miliar. Informasi yang dihimpun, kebakaran bermula dari kios dagang nasi, yang buka hingga dini hari.

Dari warung itu, api merembet ke seluruh bangunan pasar yang terdiri dari 69 kios itu. Sementara pedagang sembako, Gede Suardana menyatakan saat kejadian warung nasi itu mau tutup.

Api pun dengan cepat membesar dengan melalap barang-barang yang mudah terbakar di kawasan pasar tersebut. Ketika api membumbung tinggi, warga berada di lokasi tersebut berusaha membantu menyiram menggunakan ember.

Pemadam kebakaran pun turun ke lokasi kejadian. Meski begitu, kios Suardana dan kios lainnya yang kebanyakan berjualan sembako, tidak terselamatkan. “Tidak ada barang yang bisa selamat di sini. Kulkas saja meleleh. Karena waktu kejadian, api besar sekali,” keluhnya.

Akibat kejadian ini Suardana mengaku menderita kerugian kurang lebih Rp 75 juta. Sementara itu, pedagang lainnya, Jero Padma, sampai menangis di halaman Kantor Perbekel Bona.

Jero Padma menangis karena sebelum kejadian sempat memesan 1 ton beras untuk dijual. Atas kejadian tersebut, petugas kepolisian sedang menyelidiki kasus itu.

Lokasi pasar dipasangi garis polisi. Bahkan, warung nasi pun dipasangi garis polisi khusus.

Baca juga:  Dua Bangunan Utama Pura Dalem Sukaluwih Terbakar

Selasa siang sekitar pukul 12.00 wita, petugas Laboratorium Forensik Polda Bali tiba di Pasar Bona untuk mendalami kasus itu. “Masih dalam penyelidikan,” ujar Kapolsek Blahbatuh, Kompol Dwikora.

Kepala Pasar PKK Desa Bona Ketut Mardika mengatakan, kebakaran pertama diketahui oleh pemuda Desa Bona yang habis melakukan latihan baleganjur yang tidak jauh dari lokasi pasar. Respons yang diberikan Damkar Gianyar dan Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Gianyar sangat cepat untuk mengatasi kebakaran yang terjadi dini hari tadi.

Dibantu oleh warga Desa Bona juga membantu untuk memadamkan kebakaran tersebut supaya tidak menjalar lebih luas. “Kebakaran berhasil dipadamkan selang waktu 4 jam, disamping bahan material dipasar banyak yang mudah terbakar dan banyak terdapat tabung LPG yang dipergunakan pedagang menyebabkan proses pemadaman menjadi terhambat, letupan tabung yang sangat keras disertai api yang membumbung tinggi,” tandasnya

Sementara itu, Bupati Gianyar I Made Mahayastra sempat mengunjungi lokasi kebakaran dan menemui para pedagang. Bupati menjanjikan membangun Pasar PKK Desa Bona melalui APBD 2019 dengan menggunakan anggaran TP (Tugas Perbantuan) senilai 6 miliar. “Desember 2019 pasar dipastikan jadi, saya minta para pedagang bersabar dulu,” ujarnya.

Untuk sementara, para pedagang dilakukan relokasi di wantilan Pura Desa. Sembari menunggu pembangunan dilakukan di 2019. (Manik Astajaya/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.