Anggoro Fajar Gandajati. (BP/nik)

GIANYAR, BALIPOST.com – Pemadaman listrik bergilir masih menghantui kawasan Gianyar. Bahkan kondisi ini diperkirakan akan berlangsung hingga awal Januari mendatang. Hal ini terjadi lantaran sedang dilaksanakan pemeliharaan tiga unit mesin pembangkit di PLTU Celukan Bawang.

Manajer Area PLN Rayon Gianyar Anggoro Fajar Gandajati mengakui terjadinya beberapa kali pemadaman di kawasan seni ini. Dia mengatakan kondisi ini akan berlangsung hingga awal Januari 2019.

“Untuk saat ini, sedang dilakukan pemeliharaan tiga unit mesin pembangkit di PLTU Celukan Bawang secara bergantian sampai dengan 4 Januari 2019, ” ucapnya dihubungi Jumat (14/12).

Dijelaskan, perbaikan itu dilakukan untuk penguatan sistem kelistrikan di Bali menjelang 2019. Upaya peningkatan keandalan terus dilakukan baik dari sisi pembangkit, transmisi hingga distribusi. Hal tersebut telah dilakukan oleh PLN baik dengan pemeliharaan maupun penambahan jaringan.

“Khusus di sisi pembangkitan, peningkatan keandalan terus dilakukan melalui pemeliharaan mesin-mesin pembangkit secara berkala. Pemeliharaan juga diatur secara bertahap agar pembangkit-pembangkit besar tidak keluar sistem secara bersamaan,” jelasnya.

Baca juga:  PLTU Celukan Bawang, Buah Simalakama untuk Bali

Diakui pemeliharaan ini akan mempengaruhi pasokan listrik di seluruh wilayah Bali termasuk Kabupaten Gianyar. Mempertimbangkan kondisi ini, Anggoro mengajak semua komponen masyarakat untuk melakukan penghematan.

“Kami mohon kerjasama seluruh masyarakat untuk mengurangi pemakaian listrik 10 hingga 20 persen terutama pada jam beban puncak yakni dari pukul 18.00-22.00 Wita, ” imbaunya.

Dikatakan, mengurangi pemakaian listrik dapat dilakukan dengan cara menyalakan lampu secukupnya, matikan peralatan listrik yang tidak digunakan, gunakan peralatan elektronik berdaya besar seperti setrika, mesin cuci, rice cooker, hairdryer, microwave hanya di pagi hari. “Menghindari terjadinya pemadaman bergilir, kami harap masyarakat dapat berhemat, ” tandasnya. (manik astajaya/balipost)

 

 

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.