Aparat kepolisian melakukan olah TKP meninggalnya pengendara motor karena menabrak got, Selasa (11/12). (BP/istimewa)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Seorang pengendara sepeda motor DK 7462 DB mengalami lakalantas Out of Control (OC) di Jalan Singaraja – Sangsit KM 6.700 wilayah Desa Kerobokan, Kecamatan Sawan, Selasa (11/12). Akibatnya, pengendara tanpa SIM dan tidak memakai helm pelindung kepala itu mengalami luka parah dan dinyatakan meninggal dunia setelah mendapat perawatan rumah sakit di Kota Singaraja.

Kasat Lantas AKP Putu Diah Kurniawandari seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK mengatakan, lakalantas diawali ketika pengendara sepeda motor Ketut Restawa (38) tinggal di Kelurahan Banjar Jawa melintas dari arah Sangsit menuju Kota Singaraja sekitar pukul 01.00 wita dini hari. Diduga karena lalulintas saat itu sepi, pengendara memacu kendaraan dengan kecepatan sedang.

Naas, saat memasuki lokasi kejadian, kendaraan tiba-tiba tidak bisa dikendalikan. Bahkan, kendaraan melesat liar dan oleng ke kiri jalan.

Baca juga:  Ini, Penyebab Bus Angkut Wisatawan Tiongkok Terguling

Saat itu, pengendara tidak bisa menguasai kendaraan, sehingga terjadi lakalantas OC. Setelah oleh ke kiri jalan, kendaraan membentur got beton di pinggir jalan sampai kendaraan terjerembab dalam saluran air yang sempit. Diduga karena benturan itu, pengendara mengalami luka parah.

Warga yang mengetahui kejadian itu kemudian berusaha menolong sembari mengantar berobat ke rumah sakit. Sayang nyawa koran tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia. “Keterangan saksi dan oleh loaksi kejadian lakalantas ini murni OC. Dari arah timur menuju barat kemudian di lokasi kendaraan oleng ke kiri dan pengendara tidak bisa menguasai kendaraan sampai menabrak got dan korban mengalami luka parah dan meninggal dunia,” katanya.

Terkait dugaan pengendara dalam kondisi mabuk saat berkendara, AKP Kurniawandari menyebut, hal itu masih diselidiki. (Mudiarta/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.