JAKARTA, BALIPOST.com – Seluruh bandara PT Angkasa Pura I berhasil meraih sertifikasi internasional Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 untuk ruang lingkup layanan jasa kebandarudaraan, baik Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) maupun Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan, dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U).

Sertifikat ISO 9001:2015 untuk 13 bandara AP I diberikan oleh badan sertifikasi internasional yang berpusat di Jerman, TUV Rheinland. Penyerahan Sertifikat ISO 9001:2015 diberikan langsung oleh perwakilan TUV Rheinland kepada Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi di Jakarta, Jumat (7/12).

Fahmi mengatakan, keberhasilan seluruh bandara AP I memperoleh sertifikat Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 ini merupakan hasil kerja keras seluruh karyawan dalam meningkatkan kinerjanya. Sertifikasi ini juga merupakan pondasi untuk terus mewujudkan layanan berstandar internasional kepada seluruh pengguna jasa bandara, dengan fokus pada kepuasan pelanggan secara berkelanjutan dengan mengedepankan aspek safety, security, service, dan compliance (3S+1C).

Menurut Fahmi, AP I telah mengembangkan dan mengimplementasikan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 sejak tahun 2013. ISO 9001 merupakan salah satu sistem manajemen yang berfokus kepada kepuasan pelanggan, dimana pemantauan dan pengukuran kinerja yang dilakukan secara terus-menerus merupakan persyaratan yang harus dipenuhi. Sertifikasi ISO 9001:2015 yang diperoleh saat ini tidak hanya meliputi pada PJP2U dan PJP4U saja, tetapi juga pada Pelayanan Jasa Kargo dan Pos Pesawat Udara (PJKP2U) di seluruh bandara yang dikelola oleh AP I.

Baca juga:  Bali Perlu Dua Bandara

Upaya Angkasa Pura I dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna jasa telah berhasil mendapatkan pengakuan tingkat dunia. Hal ini dibuktikan dengan raihan penghargaan yang diperoleh di level internasional terkait customer experience. Pencapaian itu antara lain berupa lima penghargaan dari Airports Council International (ACI) dalam “Airport Service Quality (ASQ) Awards 2017” untuk tiga bandara AP I, yaitu Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali (Bandara Terbaik No.1 di Dunia kategori 15-25 juta penumpang per tahun, Bandara Terbaik No.2 di Asia-Pasifik kategori >2 juta penumpang per tahun, dan Bandara Terbaik di Asia-Pasifik kategori 15-25 juta penumpang per tahun), Bandara Juanda Surabaya (Bandara Terbaik No.3 di Dunia kategori 15-25 juta penumpang per tahun), serta Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan (Bandara Terbaik No.2 di Dunia kategori 5-15 juta penumpang per tahun).

“Komitmen kami adalah terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna jasa bandara, mitra usaha, mitra bisnis, dan seluruh stakeholder. Kami berharap apa yang telah dicapai saat ini dapat terus dipertahankan di masa mendatang serta dan mampu mendukung kemajuan industri penerbangan di tanah air, baik dalam aspek keselamatan, keamanan, maupun pelayanan,” tambah Faik. (Nikson/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.