Ilustrasi. (BP/dok)

GIANYAR, BALIPOST.com – Warga dikejutkan dengan kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Raya Penestanan, Banjar Penestanan Kelod, Desa Sayan, Ubud, Kamis (6/12) pagi. Truk engkel DK 9399 KJ tidak kuat menanjak lalu mundur dan menggilas pengendara motor yang ada di belakangnya.

Informasi dihimpun kejadian itu bermula ketika truk engkel warna kuning DK 9399 KJ dikemudikan Iwan hendak mengangkut material paving. Truk bermuatan paving untuk bahan bangunan itu melaju dari arah barat menuju timur. Di belakang truk itu, berjalan beriringan pengendara motor Honda Scoopy DK 7650 LW yang dikemudikan oleh Ni Nyoman Sumi (50).

Ternyata truk tidak kuat menanjak. Hingga akhirnya berjalan mundur, dan si sopir berusaha menepikan laju truk mundur itu ke pinggir, ke jalur lawan. Apes, di belakang truk, pengendara Honda Scoopy yang dikemudikan Ni Nyoman Sumi, tidak bisa berkutik. Korban asal Banjar Penestanan Kaja itu tidak mampu menghindar dari truk yang mundur ke arahnya itu.

Baca juga:  Cara Mencegah Agar Motor Tidak Turun Mesin

Akhirnya, korban Sumi menabrak pantat truk. Badan korban sampai masuk ke bawah kolong truk. Kecelakaan maut itu mengakibatkan korban mengalami sejumlah luka parah di bagian kepala. Korban pun dievakuasi dari kolong truk lalu dilarikan ke RS Ari Canti, di Desa Mas, Kecamatan Ubud. Di rumah sakit, korban meninggal dunia.

Kapolsek Ubud, Kompol Raka Sugita, menyatakan truk engkel DK 9399 KJ yang dikemudikan Iwan itu melaju dari barat ke timur. Ketika menemui tanjakan, truk tidak kuat menanjak. “Sehingga mundur dan pada saat itu pula, sepeda motor Scoopy DK 7650 LW yang dikendarai Ni Nyoman Sumi, 50, warga Banjar Penestanan, Desa Sayan, ada di belakang truk. Truk tidak bisa mengendalikan, sehingga pengendara motor dilindas truk,” ujar Kompol Raka.

Selanjutnya, proses penanganan di serahkan kepada Polres Gianyar. “Kami limpahkan ke Unit Lakalantas Polres Gianyar,” tandasnya (manik astajaya/balipost).

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.