Wisatawan berkunjung ke Goa Gajah. (BP/nik)

GIANYAR, BALIPOST.com – Goa Gajah merupakan salah satu objek wisata yang berlokasi di Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh. Kunjungan ke objek wisata yang dikelola pemda ini masih tinggi, bahkan terus mengalami peningkatan.

Padahal pemerintah baru menaikkan tiket, namun hal itu tidak mempengaruhi wisatawan mengunjungi tempat yang diperkirakan berdiri sejak abad ke-XI itu. Koordinator Daya Tarik Wisata Goa Gajah, Wayan Sweta (51) mengatakan tamu yang berkunjung ke objek wisata bersejarah ini dominan wisatawan mancanegara, meliputi wisatawan India, Jepang, China, Amerika dan wisatawan Eropa. “Wisatawan mencanegara biasanya ramai Juni, Juli dan Agustus. Sementara domestik biasanya ramai Desember-Januari,” katanya.

Dikatakan untuk tiket masuk wisatawan mancanegara dewasa Rp 50 ribu, anak-anak 25 ribu. Sementara untuk wisatawan domestik, anak-anak Rp15 ribu sedangkan dewasa Rp 30 ribu. “Tiketnya baru naik, tapi kunjungan wisatawan masih tetap ramai,” katanya.

Baca juga:  Dibandingkan Tahun Lalu, Kunjungan Wisman Januari-Mei Naik Hampir 12 Persen

Dikatakan setiap hari ada sekitar 30 orang petugas dari Pemda Gianyar yang berjaga di objek wisata ini. Mereka bertugas sebagai penjual tiket, bertugas memberikan selendang dan saput kepada pengunjung, petugas kebersihan.

Objek wisata ini dibuka pukul 07.00 Wita hingga pukul 18.00 Wita. Di objek tersebut, wisatawan bisa dipandu guide lokal. Seperti, I Wayan Teken.

Ia mengaku sudah cukup lama bertugas di sana bersama 10 orang guide lokal lainnya. “Kami bertugas memandu wisatawan bila memerlukan informasi tentang keberadaan Goa Gajah,” katanya.

Ditanya soal gaji, Teken mengaku tidak mendapat gaji. Ia bersama 10 orang lainnya bertugas secara sukarela. “Bila wisatawan kita pandu, ada yang berbaik hati diberikan kita fee,” jelas Teken. (Manik Astajaya/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.