JAKARTA, BALIPOST. com – PDI Perjuangan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pemilu Tahun 2019 dan Persiapan HUT ke-48 PDI Perjuangan di Kantor DPP PDIP Jalan Diponegoro Nomor 58, Menteng, Jakarta, Sabtu (1/12). Rapat dibuka Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto, serta dihadiri jajaran DPP Partai serta seluruh perwakilan DPD I PDIP di seluruh Indonesia.

Rapat juga dihadiri Fungsionaris PDIP merangkap Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga. “Hari ini kami kumpulkan struktur di tingkat I provinsi. Kami kumpulkan untuk menentukan langkah strategis, melakukan evaluasi sekaligus mendorong seluruh gerak kemenangan Jokowi-Ma’ruf,” ujar Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dihadapan peserta rapat.

Hasto menjelaskan Rakor kali ini merupakan kelanjutan dari Rakor tiga bulan lalu yang ketika itu mengumpulkan para kepala daerah dari PDIP. “Tiga bulan tentu sudah ada dinamika politik, sudah ada upaya menjalankan agenda keputusan Rakor tiga bulan lalu. Sekarang langkahnya jauh lebih konkrit karena merupakan hasil evaluasi dari tiga bulan lalu,” ujarnya.

Baca juga:  PDIP Klungkung Memanas, Pengurus PAC Banjarangkan dan Ranting Mundur

Ia mencontoh kasus laporan terhadap Wakil Sekjen PDIP Ahmad Basarah oleh Partai Berkarya terkait ucapan Wakil Ketua MPR tersebut yang menyebut Presiden RI kedua Soeharto sebagai guru para koruptor merupakan salah satu dinamika politik yag perlu disikapi partai. “Karena ini sekaligus jadi momentum untuk memastikan seluruh semangat reformasi untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dari KKN bahwa betul-betul dijalankan dan itu salah satunya dimulai dari caleg,” ucap Hasto.

Setelah pemetaan dan evaluasi ini, hasilnya akan dilaporkan kepada Ketua umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Kemudian diputuskan menjadi keputusan partai dan menjadi pegangan bagi semua kader untuk menjalankan tugas-tugasnya kepartaian. (Hardianto/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.