DENPASAR, BALIPOST.com – Berambut pirang dan berkulit bersih, Agik Nick Davis (23) mirip turis Cina. Padahal ayah dua anak ini kesehariannya bantu mertuanya jualan bakso di Jalan Lod Tunduh, Ubud, Gianyar.

Kini Agik tidak bisa jualan bakso lagi karena mendekam di sel Polsek Denpasar Selatan (Densel). Ia ditangkap di Jalan Tukad Batanghari III, Densel, terkait kasus narkoba, Minggu (11/11).

Kapolsek Densel Kompol I Nyoman Wirajaya, didampingi Kanitreskrim Iptu Hadimastika, Selasa (13/11) mengatakan, dari pelaku disita barang bukti 10 butir ekstasi, lima butir ekstasi berwarna merah muda, sabu-sabu (SS) berat bersih 20,08 gram, sendok makan, HP dan sepeda motor Honda Beat. “Modusnya paket sabu-sabu dan ekstasi ini disembunyikan di pot bunga di rumah warga. Kalau dulu kan ditempel di tiang listrik,” tegasnya.

Saat diinterogasi, pelaku mengaku disuruh mengambil paket barang tersebut, Kadek Nusa (DPO). Dia sudah tiga kali mengambil tempelan paket narkoba, yaitu pertama sekitar dua minggu lalu di belakang spanduk garasi di jalan Tukad Petanu Panjer, mengambil satu plastik klip SS dan dikirim ke Jalan Drupadi V Denpasar. Setibanya di sana, pelaku melempar paket SS itu di bawah gardu listrik.

Baca juga:  Sempat Acungkan Senjata, Pedagang Bakso Diadili Kasus Pencurian

Kedua, sekitar semingu yang lalu, mengambil tempelan satu paket SS di Jalan Tukad Barito Timur, Densel. Di sana dia mengambil paket SS tersebut di pot tanaman di kanan rumah warga.

Selanjutnya narkotika tersebut dibawa ke Jalan Drupadi I dan dilempar di bawah tiang listrik. “Saat mengambil paket narkotika yang ketiga, pelaku kami tangkap. Kami masih berupaya mencari bandarnya yaitu Kadek Nusa,” kata mantan Kapolsek Kuta ini. (kerta negara/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.