NEGARA, BALIPOST.com – Sejak sepekan belakangan ini sudah ratusan anak punk yang menuju Denpasar untuk nonton konser dan jalan-jalan serta Bonek yang akan nonton sepak bola di Gianyar dipulangkan ke Jawa oleh aparat.
Kini kembali 28 anak punk tanpa identitas dipulangkan petugas pos KTP Pelabuhan Gilimanuk.

Mereka diamankan Sabtu (20/10) pukul 10.23 Wita di Pos Pemeriksaan KTP Pelabuhan Gilimanuk. Mereka berasal dari Jawa Timur dan tidak membawa identitas dan hendak masuk ke wilayah Provinsi Bali dalam rangka ingin berjalan-jalan (wisata) sambil menonton pertunjukan Konser Slank dan mencari pekerjaan di Kabupaten Gianyar.

Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil Jembrana, I Ketut Wiaspada dikonfirmasi membenarkan telah mengamankan 28 anak punk tersebut.
Pukul 12.15 Wita setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas selanjutnya ke- 28 anak punk tersebut dipulangkan dengan diantar sampai naik kapal oleh Petugas Satpol PP Pemkab Jembrana yang bertugas di Pos Pemeriksaan KTP Pelabuhan Gikimanuk I Putu Septyawan dan I Komang Agus Wirantika.

Sementara itu pada Jumat (19/10) malam ditemukan 10 bonek atau suporter Pesebaya di pinggir jalan raya Desa Tuwed oleh masyarakat dan dilaporkan ke Bhabinkamtibmas Desa Tuwed. Selanjutnya Bhabinkamtibmas Desa Tuwed Aiptu I Ketut Pasek Budiasa bermaksud mengamankan 10 orang bonek tersebut untuk dibawa ke Polsek Melaya, namun suporter tersebut lari dan dapat diamankan 2 orang. Sedangkan temannya yang 8 orang lari ke arah timur.

Baca juga:  Puluhan Gepeng Terjaring Satpol PP di Gilimanuk

Sampai di Desa Tukadaya 8 orang tersebut menyetop kendaraan dan memaksa ikut menumpang. Karena sopir takut akhirnya diteriakin maling dan melarikan diri. Akhirnya diamankan oleh masyarakat sebanyak 7 orang sedangkan 1 orang berhasil melarikan diri.

Dari keterangan para suporter tersebut mereka berangkat dari Surabaya pagi hari dengan menumpang truk dengan tujuan menonton pertandingan sepak bola Persib lawan Persebaya di Stadion Dipta Gianyar pada Sabtu (20/10). Sampai pelabuhan Gilimanuk jalan kaki menuju pertigaan Cekik dan selanjutnya menumpang kendaraan pick up dengan maksud menuju Denpasar.

Namun oleh sopir diturunkan di jalan raya Desa Tuwed kemudian datang Bhabinkamtibmas Desa Tuwed yang bersangkutan lari. Saat dilakukan pemeriksaan 9 orang suporter tersebut tidak membawa identitas dan tidak membawa uang, dan setelah dilakukan pendataan selanjutnya diserahkan ke Satpol PP kecamatan Melaya untuk dipulangkan.

Kapolsek Melaya AKP Ketut Wijaya Kesuma dikonfirmasi membenarkan adanya bonek diamankan dan dipulangkan karena tidak membawa identitas.
Sementara terkait adanya isu penodongan di Tuwed dan tersebar di media sosial itu tidak ada atau hoax. (kmb/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.