Peserta dan undangan Temu Karya Nasional, Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) dan Pekan Inovasi Perkembangan Desa dan Kelurahan (Pindeskel) 2018 harus melalui pemeriksaan ketat sebelum memasuki areal Lotus Pond di GWK Cultural Park. (BP/rin)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Presiden RI Joko Widodo dijadwalkan membuka penyelenggaraan Temu Karya Nasional (TKN), Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) dan Pekan Inovasi Perkembangan Desa dan Kelurahan (Pindeskel) 2018 di Lotus Pond, GWK Cultural Park, Jumat (19/10). Acara yang mendaulat Bali sebagai tuan rumah ini dihadiri sekitar 15 ribu peserta dari seluruh Indonesia.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Bali Ketut Lihadnyana mengatakan, acara yang berlangsung mulai 19-21 Oktober ini merupakan gabungan kegiatan Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Temu karya nasional merupakan ajang pemberian apresiasi dan penghargaan kepada para Juara Lomba Desa dan Kelurahan yang nantinya diharapkan dapat mentransfer inovasi kepada desa lainnya di seluruh tanah air.

Sedangkan kegiatan Pindeskel menjadi ajang penyebarluasan informasi berbagai teknologi yang dapat memberikan nilai tambah kepada masyarakat. Sekaligus sebagai forum untuk menggali gagasan, pemikiran dalam rangka penyusunan kebijakan penerapan dan pengembangan TTG terkait pemberdayaan masyarakat di masa kini dan masa mendatang.

Baca juga:  Kenakan Udeng Merah, Jokowi Kunjungi Pura Sakenan

“Tujuan Kegiatan Temu Karya Nasional dan Pekan Inovasi Perkembangan Desa dan Kelurahan adalah membangun semangat berkompetisi antar Desa dan Kelurahan di setiap daerah, meningkatkan pengetahuan dan wawasan masyarakat tentang perkembangan dan kemajuan administrasi pemerintahan,” ujarnya.

Lebih dari itu, kata Lihadnyana, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong inovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, TTG bertujuan memperkenalkan berbagai jenis teknologi tepat guna dan hasil-hasilnya secara visual kepada masyarakat. Di samping untuk menambah pengetahuan dan wawasan masyarakat tentang perkembangan dan kemajuan teknologi, serta manfaatnya dalam rangka peningkatan mutu dan kuantitas produksi di berbagai sektor usaha.

Rangkaian acara juga diisi dengan pawai yang melibatkan peserta/kontingen dari provinsi seluruh Indonesia. Selain itu digelar pula pameran inovasi desa/kelurahan teknologi tepat guna pada 19 hingga 21 Oktober 2018 di areal Festival Park Kawasan GWK, Rakor PMD dan Lokakarya. (Rindra Devita/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.