Melinda Gates, Co-Chair Bill and Melinda Gates Foundation, berinteraksi dengan mitra Go-Jek di Bali. (BP/dokumen Go-Jek)

DENPASAR, BALIPOST.com – Melinda Gates dan sang suami, Bill Gates dikenal dengan sejumlah proyek sosialnya. Keduanya juga berkesempatan hadir di Pertemuan Tahunan IMF-WB yang digelar di Nusa Dua, Bali.

Dalam kunjungannya ke Bali menghadiri pertemuan itu, Melinda Gates diketahui menyempatkan diri untuk bertemu dengan sejumlah mitra Go-Jek. Pertemuan ini adalah permintaan dari pihak istri Bill Gates sendiri.

Ada empat mitra Go-Jek yang mendapat kesempatan langka untuk berjumpa langsung dengan Melinda pada 10 Oktober 2018 itu. Tiga diantaranya adalah Pipit Pitriasih, Supir Go-Ride; Nikmatul Choiroh, Pemijat di Go-Massage; dan Eva Hikmasari, Supir Go-Ride.

Pipit Pitriasih menceritakan bagaimana dirinya bisa ikut dalam pertemuan tersebut. “Pada 9 September lalu, saya dipilih Go-Jek untuk ikut pertemuan dengan dua orang wanita yang kalau saya tidak salah ingat itu mereka berasal dari New York (AS) dan United Kingdom di salah satu merchant Go-Food di wilayah Tebet untuk studi kasus,” terangnya.

Pipit mengaku pada awalnya dirinya tidak terlalu mengetahui dengan pasti siapa dua perempuan tersebut. Walau begitu, ia mengikutinya saja karena ibu tiga orang anak itu mengaku sebagai tipe orang yang tidak mau buang kesempatan sekecil apapun. “Mereka itu ingin mengetahui tentang bagaimana teknologi bisa membantu banyak orang untuk memberikan kesejahteraan hidup banyak orang, bukan malah menggantikan orang dalam banyak pekerjaan,” katanya.

Baca juga:  Dukung IMF WB, RSUP Sanglah Siapkan 120 Tenaga Medis dan 7 Ambulans

“Jadi mereka memilih Go-Jek untuk studi kasusnya, dan permintaan khusus untuk driver wanitanya,” ucapnya menambahkan.

Kemudian, Pipit menceritakan, beberapa pekan setelah pertemuan tersebut, dirinya dihubungi oleh pihak Go-Jek dan mendapat informasi bahwa dia menjadi salah satu driver yang terpilih untuk ikut ke Bali dan bertemu Melinda Gates. Itu merupakan keinginan dari pihak Melinda sendiri untuk bisa bertemu dengan para perempuan yang menjadi mitra Go-Jek.

“Sesuatu banget tahu hal itu karena saya merasa menjadi seseorang yang spesial. Saya merasa terpilih dari sekian ribu mitra Go-Jek yang ada, saya merasa bangga sekali,” ujarnya.

Bukan hanya pada dua kesempatan itu saja Pipit mendapat panggilan dari Go-Jek untuk menghadiri acara tertentu. Sebelumnya, ia juga sempat ke Vietnam dalam rangka peresmian Go-Viet. Di sana, ia bertugas untuk membuat film dokumenter. (kmb/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.