Suasana rapat kerja di Gedung DPRD Gianyar, salah satunya membahas kesiapan revitalisasi Pasar Umum Gianyar yang akan dimulai 2019 mendatang. (BP/nik)

GIANYAR, BALIPOST.com – Revitalisasi Pasar Umum Gianyar kini terus dimatangkan oleh jajaran ekesekutif dan legislatif di Kabupaten Gianyar. Berbagai fasilits pun akan melengkapi bangunan pasar dengan enam lantai itu, salah satunya dilengkapi dengan eskalator untuk menghubungkan setiap lantai.

Seperti yang terungkap dalam rapat gabungn yang diselenggarakan di gedung DPRD Gianyar, Senin (15/1). Dalam suasana rapat gabungan tersebut kalangan legislatif menyampaikan rentetan pertanyaan dan usulan. Salah satunya agar tidak hanya membuat pasar yang megah dan modern. Namun juga harus matang dalam penataan pedagang ditiap lantainya.

Bupati Gianyar Made Mahayastra mengatakan pihaknya sudah menyiapkan penataan di setiap lantai. Menghubungkan setiap lantai tersebut akan di pasang escalator. “ Karena itu, tentu terkait penataan pedagang nanti akan menyesuaikan dengan jenis dagangannya. Artinya pedagang daging di lantai berapa, pedagang kain di lantai berapa dan sebagainya. Itu nanti akan diatur dan ditata sedemikian rupa,” ucapnya.

Ditegaskan meski pembangunan Pasar Gianyar yang baru menggunakan anggaran mencapai Rp 250 miliar. Bupati akrab sapaan Agus Mahayastra memastikan tidak ada target BEP (break event poin) yang ditepatkan. “Karena itu, untuk pasar ini kami tak hitung (kapan) BEP. Itu tidak bisa, “ katanya.

Agus Mahayastra beralasan hal tersebut dilakukan karena Pasar Gianyar lebih berfungsi sebagai pelayanan masyarakat, sekaligus meningkatkan ekonomi kemasyarakatan. “Ya karena memang lebih ke pelayanan. Tapi jika nanti dikelola dengan baik, saya yakin setahun pemasukannya bisa lebih dari Rp 10 miliar. Hal yang sama juga untuk (RSUD) Sanjiwani dan RS Payangan,” terangnya.

Baca juga:  Revitalisasi Pasar Seni Sukawati Jadi Target Paslon Pilkada Gianyar

Kesempatan itu, Bupati Gianyar juga menjabarkan terkait proses relokasi pedagang. Dikatakan pemerintah sudah menyiapkan dia lokasi berbeda untuk relokasi selama proses revitalisasi. “Rencana awal relokasi pedagang disiapkan pada dua lokasi berbeda. Yakni antara Setra Beng dan sebuah lahan di wilayah Samplangan yang bakal dikontrak pemerintah, “ ucapnya.

Namun Bupati Gianyar yang menerima masukan dari kalangan dewan terkait informasi pelaksanaan karya agung yang kemungkinan bersamaan, maka Pemkab Gianyar pun bakal mengkomunikasikan lebih lanjut dengan pihak terkait mengenai rencana relokasi ke Setra Beng.

Bupati Gianyar juga mengatakan bahwa semua pedagang tradisional sudah mendatangani formulir terkait proses revitailsasi ini. Kecuali yang pemilik toko. “ Itu (pemilik toko-red) akan kami intensifkan lagi komunikasinya. Jika sudah klir semua, kami berencana mengundang sekitar 600 pedagang yang aktif tersebut untuk makan bersama,” tandasnya.

Berdasarkan jumlah pendataan, luas lahan Pasar Gianyar sendiri mencapai 1,6 hektar dengan jumlah pedagang sebanyak 1.099, dimana 586 diantaranya merupakan pedagang pelataran. Selain itu dengan bangunan enam lantai, dimana dua lantai diantaranya basemant, maka dapat menampung sekitar 400 mobil. (Manik Astajaya/balipost)

 

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.