MANGUPURA, BALIPOST.com – Pascadibuka Sabtu (13/10), GRACE 2018 Minggu (14/10) ini salah satunya akan diisi dengan seminar tentang wine. Seminar ini sesuai agenda menghadirkan narasumber Founder dan CEO Hatten Wine Indonesia, Ida Bagus Rai Budiarsa.

Ketua Penyelenggara GRACE 2018, I Ketut Darmayasa mengatakan, seminar akan membahas potensi wine lokal terutama wine Singaraja bisa berkompetisi dengan produk-produk dari luar negeri. “Jadi Bali itu kan sudah terkenal dengan semua brand-nya luar negeri itu ada disini. Mau whiskey, rum, vodka, ada di Bali dan kita belum menggalinya saja secara periodik,” ujarnya.

Darmayasa melihat rasa percaya diri perlu ditambah untuk memakai produk asli lokal. Mengingat, wine lokal khususnya sangat digemari oleh wisatawan.

Di seluruh hotel juga sudah menyajikan beberapa produk lokal karena memang cukup potensial untuk dijual. “Untuk peluang kedepannya saya harapkan anggur-anggur yang ada di daerah itu bisa didistribusikan secara baik dari segi marketingnya, yang harus ke hotel berapa persen, yang harus diekspor berapa persen, yang harus dibawa ke supermarket berapa persen, konsumsi masyarakat berapa persen, dan dibawa ke pasar itu berapa persen,” paparnya.

Baca juga:  Sambut Nyepi, Seminar Nasional Mempererat Keberagaman Digelar

Ketua PHRI Badung I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya mengatakan, wine lokal saat ini memang sudah dikenal wisatawan. Bahkan setiap kali dinner (makan malam), wisatawan selalu menanyakan wine lokal.

Bisa dikatakan, Bali tidak kalah dan bisa menjadi pusat wine dan kuliner yang berkualitas. Dari segi harga pun lebih terjangkau. Hal inilah yang ingin diangkat pada dunia internasional. “Kita harus punya ciri khas dan taste sendiri. Tidak perlu produk harus sama dengan yang ada di luar negeri. Kalau sama, ngapain orang beli,” ujarnya. (Rindra Devita/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.