Suasana pelatihan koperasi di Gedung PLUT Desa Bedulu. (BP/nik)

GIANYAR, BALIPOST.com – Secara kuantitas jumlah koperasi di Kabupaten Gianyar sudah mencapai seribuan. Namun dari jumlah pemerintah masih wajib melakukan pembenahan dari segi kualitas. Hal ini diungkapkan ketua pelatihan koperasi Cokorda Istri Darmayanti dalam kegiatan di Gedung PLUT Desa Bedulu pada Senin (8/10).

Dikatakan, koperasi di Kabupaten Gianyar masih perlu mendapat pengawasan, akses permodalan untuk UMKM, penanganan pinjaman bermasalah, analisa kredit serta manajemen risiko.” Jadi beberapa poin ini yang harusnya menjadi perhatian dalam membentuk kualitas koperasi di Kabupaten Gianyar, “ katanya.

Berdasarkan data Dinas Koperasi Kabupaten Gianyar, sampai saat ini jumlah koperasi di kawasan seni ini sebanyak 1.212. Seribu lebih koperari itu sudha menghimpun jumlah anggota sebanyak 205.597 orang. Keberadaan koperasi ini telah menyerap tenaga kerja sebanyak 10.698 orang, dan menghasilkan sisa hasil usaha sebesar Rp.67,44 milyar lebih dengan total asset mencapai Rp.1,42 trilyun lebih.

Baca juga:  Saatnya, Koperasi Menjelma Jadi Konglomerasi

Kadis Koperasi Dewa Putu Mahayasa mengapresiasi pertumbuhan dan perkembangan koperasi di Kabupaten Gianyar. Lebih lanjut dikatakannya pertumbuhan koperasi menunjukkan kesadaran masyarakat akan manfaat berkoperasi dalam memenuhi kebutuhan ekonomi dan sosialnya.

Kadis Mahayasa juga menekankan bahwa perkembangan koperasi seyogyanya diikuti dengan kualitas yang memadai jika ingin tetep bersaing di dunia usaha yang semakin kompetitif.

Ditekankan Mahayasa bagi para pengurus koperasi untuk tiada henti meningkatkan kemampuan diri dalam mengelola koperasi. Ia juga mengapresiasi Bank BPD Bali Cabang Gianyar untuk turut dalam membangun dan memperkuat kualitas koperasi melalui pelatihan-pelatihan. (manik astajaya/balipost)

 

 

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.