19 GM memperoleh gelar CHA. (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Semakin banyak General Manager (GM) dari Bali yang mampu meraih sertifikasi internasional dari American Hotel and Lodging Educational Institute (AHLEI). Melalui program prestisius Certified Hotel Administrator (CHA), para GM ini telah menunjukkan bahwa kualitas sumber daya manusia, khususnya GM lokal diakui lembaga sertifikasi internasional.

President Director of Global Hospitality Expert (GHE), Yoga Iswara, BBA., BBM., MM mengatakan CHA adalah sertifikat keahlian tertinggi pada bidang industri pariwisata, perhotelan khususnya. Melalui validasi atas pengalaman kerja dan pengetahuan akademis sehingga diakui sebagai sertifikasi yang paling bergengsi dan sekaligus mengukuhkan penyandangnya sebagai tenaga profesional memiliki kompetensi managerial dan kepemimpinan yang mumpuni.

Untuk dapat mengikuti sertifikasi CHA ini, lanjutnya, seorang profesional harus memiliki pengalaman sebagai General Manager atau berada pada posisi corporate executive minimum 2 tahun. Kemudian harus menyisihkan sedikitnya 160 Jam pembelajaran serta simulasi, sebelum menyelesaikan ujian dengan durasi 4 jam dan harus mencapai nilai minimum 70 persen dengan core bidang; Financial Management, Sales & Marketing, Leadership Management, Human Resources Management, Room Management, dan Food Beverage Management.

Ditambahkan Commisioner of GHE, Ramia Adnyana, SE., MM., CHA prestasi ini menunjukkan kualitas SDM, khususnya para GM lokal ini telah siap untuk menembus pasar global dan telah diakui oleh lembaga sertifikasi international.

Baca juga:  Ribuan Pengunjung Padati "Aceh Night in Bali"

GHE adalah divisi professional hospitality education and development dari Sekolah Tinggi Pariwisata Bali International (STPBI) yang merupakan mitra akademis resmi American Hotel & Lodging Education Institute (AHLEI) sejak 2014. Sebagai partner resmi, GHE memegang lisensi atas penyelenggaraan professional education dan professional certification.

Seluruh program GHE didesain dan diperuntukkan sebagai legitimasi kualitas keahlian profesi berstandard Internasional (Industry Credential), persiapan jenjang karir dari level karyawan hingga General Manager (Qualification Certificate); percepatan pembelajaran akademis dan vokasional jenjang mahasiswa, instruktur hingga Educator (Academic Plus).

“Sesuai Rakor Kementerian Pariwisata (Kemenpar) yang mengharuskan para dosen vokasi tersertifiksi CHE, GHE siap melakukan sertifikasi dan menjadi mitra Kemenpar dalam penyelenggaraan sertifikasi para dosen Sekolah Tinggi Pariwisata di seluruh Indonesia,” ungkap Ketut Swabawa, CHA, selaku Director of Operational of GHE.

Sertifikasi profesi CHA ini menjadi semakin penting dalam menunjukkan kesiapan industri pariwisata Bali dalam menghadapi tantangan masyarakat ekonomi Asia yang sudah diberlakukan dari 2015. Persaingan di bidang pariwisata sudah semakin sengit dan menuntut keahlian praktis dan akademis secara simultan. (kmb/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.