Perkenalkan potensi wisata Buleleng melalui even color run yang dihelat akhir pekan lalu. (BP/mud)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Upaya promosi potensi daerah tujuan wisata (DTW) di Buleleng semakin masif. Terbukti, upaya promosi lewat berbagai even terus digalakan pemerintah daerah. Seperti yang terbaru dilakukan lewat Cross Country akhir pekan lalu, pemerintah daerah mengenalkan potensi wisata di gumi Den Bukit. Gelaran ini diikuti lebih dari 300 peserta di Buleleng dan beberapa daerah di Bali dan merupakan rangkaian dari Lovina Festival (Lovfest) Tahun 2018.

Rombongan cross country dilepas di lapangan parkir Krisna Water Sport di Desa Temukus, Kecamatan Banjar. Dari garis start ini, peserta kemudian mengikuti rute melintasi desa wisata seperti Desa Tampekan, Sidatapa, Cempaga, Kaliasem, dan berakhir di areal Patung Dolphin Lovina.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Buleleng Ir. Nyoman Sutrisna, M.M mengatakan, selain  menjaring bibit atlet bersepeda, even ini cocok digelasr secara berkelanjutan untuk mempromosikan pariwisata di daerahnya. Pasalnya, cross country seperti ini tidak mutlak mencari para juara, tetapi manfaat adalah dari setiap peserta ini bisa mengetahui potensi wisata yang ada. Setelah mengikuti even ini, setiap peserta diharapkan dapat mempromosikan secara “mulut ke mulut”, sehingga dampak jangka panjangnya adalah kunjungan wisatawan ke Buleleng akan bertambah ramai. “Misi besar dari even seperti corss country ini mengenalkan potensi wisata di daerah ini, sehingga peserta ini bisa menceritakan pengalamannya baik lewat prmosi langsung atau lewat jejaring media sosial (medsos) yang ada,” katanya.

Ketua Umum Pengkab ISSI Buleleng Ni Kadek Turkini mengatakan, dalam gelaran tahun ini peserta tidak saja dari lokal Buleleng, namun dari berbagai daerah di Bali dan bahkan dari Jawa. Sementara untuk kategori atlet bersepeda melampaui dari target semula. Target atlet ini sebelumnya diperkirakan minim peserta. Terkait, harapan seluruh pihak untuk menjadikan even olahraga sekaligus sebagai ajang promosi sejak awal gelaran ini sasaranya tidak terpaku pada mencasri prestas, tetapi lebih kepada pengembangan sport tourism di Buleleng. “Kami punya keinginan mempromosikan Buleleng di kancah Nasional, Internasional dan mempromosikan obyek wisata di Bali Utara. Apalagi, daerah kita ini memiliki keindahan alam yang banyak diminasti wisatawan,” jelasnya. (mudiarta/balipost)

 

 

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.