JAKARTA, BALIPOST.com – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Oesman Sapta Odang mengatakan keberadaan DPD harus didukung partai politik. Itu sebabnya DPD perlu bersinergi dengan partai-partai politik.

Penegasan disampaikan Oesman Sapat pada HUT ke 14 DPD RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Sabtu (29/9). Peranyaan HUT DPD isi dengan tarian Poco-poco massal pimpinan, anggota dan karyawan Setjen DPD. Hadir Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono dan Akhmad Muqowam, sejumlah anggota DPD serta Plt Sekjen DPD RI Maruf Cahyono.

“Karena DPD membutuhkan political will. Bukan hanya DPD independen tapi DPD membutuhkan dukungan dari partai politik. Karena partai politik memikirkan tentang kepentingan nasional, sedangkan DPD memikirkan tentang kepentingan dareah,” kata Oesman Sapta.

Saat ini menurutnya, pihaknya sedang melaksanakan amanah UU Nomor 2 Tahun 2018 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (MD3) yang salah satunya berisi tentang kewenangan DPD mengenai pengawasan daerah, upaya peningkatan produksi daerah, tentang pemberian pengawasan yang ketat dan bermanfaat bagi daerah. Lebih jauh, ia mengatakan sinergi DPD dengan partai-partai politik harus dilakukan dalam rangka memenuhi perintah UU tersebut.

Baca juga:  Tentukan Capres, Gerindra Bantah Terbelah

“Dan karenanya partai politik harus memahami keinginan DPD. Antara DPD dengan partai politik tidak bisa dipisahkan. Karena itu merupkan suatu sikap, satu komitmen yang sejalan dengan UUD 1945. Itu perintah UUD,” imbuhnya.

Ia juga meminta semua eleman masyarakat dapat memberikan dukungannya agar kinerja DPD bisa meningkat ke depannya. “Saya juga mengharapkan semua pihak dapat memfungsikan DPD sebagai alat untuk memperkuat kepentingan daerah. Karena Indonesia ini bisa makmur bila daerah makmur. Jangan mimpi apabila Indonesia bisa makmur apabila daerah tidak makmur,” kata Oesman Sapta. (Hardianto/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.