Suasana di jalan ke Pantai Kuta nampak sepi dari wisatawan. (BP/ist)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Annual Meeting IMF World Bank Group (AM IMF-WBG) di Bali, menjadi pertaruhan citra pariwisata Badung. Pemerintah setempat memberikan bebas pajak hotel sebesar 10 persen bagi delegasi yang menginap di Gumi Keris.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Pesedahan Agung Kabupaten Badung, I Made Sutama, saat dikonfirmasi Rabu (26/9) membenarkan hal tersebut. Pembebasan pajak hotel ini merupakan kebijakan Menteri Keuangan RI.

Setidaknya, ada 14 hotel di wilayah Badung yang akan ditempati para delegasi. “Iya.. ini merupakan kebijakan pusat, jadi delegasi yang menginap di hotel yang telah ditentukan tidak dikenakan pajak. Tapi kalau mereka melakukan transaksi di luar dari hotel yang ditentukan tetap dikenakan pajak,” ungkapnya.

Menurutnya, kebijakan penjabaran dari kerja sama timbal-balik antara Indonesia dengan negera peserta. Kebijakan ini diharapkan mampu mendongkrak citra pariwisata Badung di mata dunia. “Kalau dilihat nominal yang didapat jelas kita merugi, tapi dengan kebijakan itu image pariwisata Badung akan meningkat itu yang kita harapkan,” ujarnya.

Baca juga:  Pencetakan E-KTP di Badung Kini Bisa di Kecamatan

Dijelaskan, belasan hotel yang dibebaskan pajaknya dominan berada di kawasan Nusa Dua. Di antaranya, Bali Nusa Dua Convention Center, Bali Nusa Dua Hotel & Convention, Hotel Westin, Hotel Laguna Nusa Dua, Hotel Amaris Hotel Pratama Nusa Dua, Courtyard Marriot Hotel Nusa Dua, Vouk Hotel & Suites Nusa Dua, Grand Hyatt Hotel, Four Seasons Hotel Jimbaran, Hotel Sofitel Nusa Dua, Hotel Ayodya Nusa Dua, Hotel Mercure Bali Nusa Dua, Hotel Ibis Styles Bali Benoa, dan Hotel Melia Bali.

“Jadi di hotel itu saja mereka (delegasi –red) dibebaskan pajaknya sebesar 10 persen, di luar itu mereka tetap bayar. Kalau service itu kebijakan di masing-masing hotel,” pungkasnya. (Parwata/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.