Uang
Ilustrasi. (BP/dok)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Tiga lembaga investasi bodong alias ilegal disebut beroperasi di Badung. Hal ini pun ditelusuri Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Kabupaten Badung untuk mencegah adanya korban dari pihak masyarakat.

“Iya.. kami mendapat informasi ada bisnis investasi berkedok koperasi yang beroperasi di wilayah Badung. Kami sudah menurunkan tim untuk mengecek kebenaran informasi itu,” ungkap Kadiskop, UKM dan Perdagangan Badung, I Ketut Karpiana, Senin (24/9).

Menurutnya, informasi bisnis investasi berkedok koperasi diperoleh saat menghadiri pertemuan di Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali. Belasan lembaga keuangan tersebut adalah KSP Maha Suci, KSP Maha Mulia Mandiri, KSP Tirta Rahayu, KSP Sinar Suci, KSP Pramesti Dewi, KSP Maha Agung, KSP Restu Sedana, KSP Maha Kasih, KSP Maha Wisesa, KSP Maha Adil Mandiri, KSP Siti Restu, KSP Merta Sedana. “Ada tiga yang katanya ada di Badung, yakni KSP Maha Agung, KSP Restu Sedana, dan KSP Maha Kasih. Tapi dari hasil penyisiran tim di lapangan, namun belum satu pun ditemukan. Kami sudah keliling tapi belum ketemu, karena alamatnya tidak jelas,” terangnya.

Baca juga:  Tertibkan KUPVA Ilegal, BI Gandeng Bareskrim

Namun demikian, Karpiana mengakui telah menghentikan dua usaha yang berkedok koperasi. “Kami ada menurunkan dua pelang koperasi di Dalung dan Mengwitani. Mereka memanfaatkan nama koperasi, namun tidak mengantongi izin,” ucapnya.

Birokrat asal Cemagi, Kuta Utara itu mengimbau masayarakat melaporkan jika menemukan adanya koperasi yang menyimpang, seperti rentenir, investasi dan lainnya dengan berkedok koperasi. Pihaknya juga akan melakukan audit terhadap perusahaan yang menamakan dirinya koperasi. “Koperasi yang tidak memiliki badan hukum akan kami bina, tapi kalau tidak mau (dibina –red) kita kenakan sanksi hukum dengan menurunkan pelang koperasinya. Silakan kalau rentenir aparat (polisi) yang punya wewenang, tapi jangan sampai memanfaatkan nama koperasi,” tegasnya. (Parwata/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.