Ilustrasi. (BP/dok)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pascagangguan pada jaringan 500 kV Paiton-Grati yang menyebabkan padamnya listrik di sejumlah wilayah Jawa dan Bali,  Rabu (5/9), PLN Distribusi Bali memastikan pasokan listrik di Bali aman. Deputi Manajer Komunikasi dan Bina Lingkungan I Gusti Ketut Putra mengatakan masih ada surplus 170 MW untuk daya mampu Bali.

Prediksi beban puncak pada siang hari sekitar 653 MW, sedangkan beban puncak pada malam hari yaitu sekitar 748 MW. “Daya mampu Bali saat ini mencapai 918 MW. Itu artinya kita masih surplus 170 MW,” ungkap Putra.

Lebih lanjut Putra menambahkan kondisi kelistrikan Bali akan pulih total setelah unit 2 dan 3 PLTU Celukan Bawang selesai dari pemeliharaan. Pemadaman listrik yang dirasakan pelanggan umumnya disebabkan oleh dua kondisi yakni, adanya gangguan pada sistem jaringan atau adanya pemeliharaan jaringan listrik yang harus dikerjakan dalam kondisi tidak bertegangan. “Kami sadar pelanggan ingin listrik terus disalurkan tanpa padam, PLN juga inginnya demikian,” jelasnya.

Baca juga:  Media "Mainstream" Masih Dibutuhkan Bangun Kebudayaan

Untuk menjaga keandalan kelistrikan diperlukan pekerjaan pemeliharaan yang dilakukan baik dalam kondisi bertegangan atau dalam kondisi listrik tidak bertegangan. PLN mengungkapkan bahwa ketika pemeliharaan yang dilakukan menyebabkan listrik padam, informasi disampaikan kepada masyarakat melalui media cetak dan radio.

Untuk membantu menjaga keandalan listrik, PLN juga menghimbau masyarakat untuk turut peduli pada jaringan listrik. Hal tersebut dapat dilakukan dengan memperhatikan jarak jaringan dengan pohon yang ada di sekitar, tidak bermain layang-layang, atau memasang penjor, bendera dan umbul – umbul yang berdekatan dengan jaringan listrik. “Kami ingin masyarakat juga mulai peduli. Ini juga untuk keselamatan,” kata Putra. (Citta Maya/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.