MANGUPURA, BALIPOST.com – Pengerjaan proyek Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai rampung dikerjakan. Proyek yang memakan waktu kurang dari setahun sejak dikerjakan pada 26 September 2017 ini rampung lebih awal dari target.

Saat ini secara fisik, seluruh pengerjaan sudah rampung. Bahkan upacara pemelaspasan akan segera dilakukan tanggal 12 September nanti. Namun, untuk laik fungsi dari Underpass saat ini masih menunggu izin dari pusat. “Sambil menunggu Izin dari pusat, rencananya kita akan melakukan pra uji laik fungsi dulu,” kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) VIII, Nyoman Yasmara.

Underpass untuk mendukung pelaksanaan IMF-WB Annual Meeting ini memiliki panjang 712 meter, lebar 17 meter, dan tinggi 5,2 meter. Dari hasil studi kelayakan (FS), kehadiran underpass kedua di Bali ini diperkirakan dapat mengurangi kemacetan hingga 50 persen dari kondisi semula.

Baca juga:  Dirjen Perhubungan Darat Sidak Kesiapan Arus Mudik di Gilimanuk

Kendaraan dari Nusa Dua menuju Denpasar atau sebaliknya nantinya akan melalui underpass sehingga waktu tempuh kendaraan diharapkan bisa lebih cepat.

Pantauan di lapangan, Senin (10/9), petugas sedang melakukan survey kesiapan uji laik fungsi jalan tersebut. Menilai secara administrasi dan kelengkapannya fisik di lapangan.

Jika sudah lulus administrasi dan kelengkapan fisik, rencananya akan dilakukan uji coba selama 1 jam. Underpass kemudian akan ditutup lagi. (Yudi Karnaedi/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.