AMLAPURA, BALIPOST.com – Pengerjaan proyek pembangunan jembatan penghubung antara Tiying Jangkrik, Seraya Barat dengan Kebon, Desa Bukit, Karangasem berjalan lambat. Atas kondisi tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karangasem mendesak pihak rekanan menambah alat berat dan pekerja

Kabid Binamarga Dinas PUPR Karangasem, Ketut Prama Budarta, Minggu (9/9), mengungkapkan, proyek pembuatan jembatan tersebut dianggarakan sebesar Rp 2. 044.101.000. Kata dia, pengerjaan proyek itu diambil oleh PT. Dian dengan konsultan Pengawas CV. Suarnadinata. “Waktu pengerjaan tertanggal 18 Mei lalu. Dengan waktu pengerjaaan selama 195 hari,”ucapnya.

Budarta menambahkan, pengerjaan proyek tersebut dinilai cukup lambat. Bahkan atas kondisi itu, pihaknya sempat memberikan peringatan kepada rekanan yang mengerjakan itu agar bisa dipercepat.

Kata dia, berdasarkan alasan rekanan, lambatnya pengerjaan itu disebabkan akibat kekurangan tenaga. “Sekarang prosesnya masih membuatan pondasi jembatan. Karena pondasi yang dibuat sebanyak dua unit. Pembuatan pondasi cukup riskan karena pembuatannya paling lama dan memakan waktu lumayan panjang. Tapi kita yakin kalau dikerjakan serius bisa di selesaikan tepat waktu. Karena masa kontraknya sampai awal Desember,” katanya.

Baca juga:  Satpol PP Keluarkan SP I Untuk Proyek Pabrik Aspal Bodong

Untuk mempercepat proses pengerjaan, kata dia, pihaknya telah mendesak pihak rekanan agar menambah alat berat dan pekerja. Pasalnya, saat ini pekerja sekitar 15 orang. Menurutnya, untuk mengerjakan proyek tersebut minimal jumlah pekerja sekitar 30-40 orang.

“Kini tinggal keseriusan pemborong saja. Kalau dilihat dengan sisa waktu yang ada proyek bisa dituntaskan. Jika pengerjaan ingin diselesaikan tepat waktu mereka harus mau menambah alat berat dan pekerja. Jika masih seperti ini, maka pengerjaannya tetap akan lambat. Bahkan bisa saja melewati batas waktu pengerjaan. Jika memang lewat, rekanan harus bayar denda,” tegasnya. (Eka Parananda/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.