JAKARTA, BALIPOST.com – Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, menganugerahi Nugra Jasadarma Pustaloka 2018 kepada Media Bali Post, bertempat di Integrity Convention Center, Jakarta Pusat, Kamis (6/9) malam. Sebagai media harian yang diterbitkan di Bali, Bali Post dinilai memiliki dedikasi dalam mengelorakan budaya baca secara terus menerus di Indonesia.

Tak hanya, sebagai salah-satu media terbesar di Pulau Dewata, Bali Post juga dipandang berkontribusi besar bagi kemajuan perpustakaan. Penganugerahan ini dihadiri oleh jajaran Komisi 10 DPR RI, Kepala Perpustakaan Nasional RI, Muhamad Syarif Bando beserta jajaran, Duta Baca Indonesia, Najwa Shihab sejumlah gubernur dan bupati se-Indonesia serta undangan lainnya.

M Syarif Bando dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh penerima yang telah turut berkontribusi dalam mewujudkan budaya membaca dan kemajuan perpustakaan. Pemberian anugerah ini adalah amanat Undang-undang Perpustakaan untuk memberikan penghargaan kepada masyarakat, media, wartawan yang secara nyata berkontribusi dalam memajukan perpustakaan dan meningkatkan minat baca. “Dengan edukasi yang diberikan mampu mewujudkan amanat dari UUD 45, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa,” katanya.

Baca juga:  Sekolah Agar Berinovasi Tumbuhkan Minat Baca Siswa, Ini Caranya

Syarif Bando mengakui, jumah perpustakaan yang ada di Indonesia mulai meningkat. Bahkan, 23 provinsi di Indonesia secara depakto membentuk 154 ribu perpustakaan. “Tentunya perpustakaan yang ada tentunya tidak cukup memenuhi kebutuhan masyarakat. Bahkan, hasil survei untuk di daerah kota satu buku ditunggu seribu orang, sedangkan di pedalaman satu buku ditunggu belasan ribu orang,” terangnya.

Karena itu, tahun 2019 pengembangan perpustakaan akan menjadi fokus nasional. Bahkan, setiap daerah akan mendapatkan kucuran dana alokasi khusus untuk mengembangkan perpustakaan di daerah-daerah. “Dengan adanya perpustakaan di daerah-daerah diharapkan dapat menumbuhkan minat baca hingga di daerah terpencil,” sebutnya.

Penghargaan Nugra Jasadarma Pustaloka diberikan kepada birokrat, masyarakat, pers, dan jurnalis/penulis. (Parwata/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.