GIANYAR, BALIPOST.com – Sebuah bangunan di Pasar Ubud mendadak roboh pada Rabu (15/8) dini hari. Akibat kejadian itu dua kendaraan patroli ringsek tertimpa reruntuhan. Puing bangunan ini pun menjadi perhatian sejumlah wisatawan yang melintas pada Rabu pagi.

Petugas parkir, Nyoman Rana menjelaskan sehari sebelum roboh, bangunan yang berada di sebelah utara Pasar Ubud itu masih utuh berdiri. Bangunan itu difungsikan sebagai garasi untuk parkir mobil polisi pariwisata dan mobil patroli milik desa adat. “Kemarin bangunan ini masih berdiri, tapi tiba-tiba pagi tadi sudah roboh begini,” ucapnya.

Dikatakan bangunan tersebut roboh pada Rabu dini hari sekitar pukul 00.30 wita. Tidak ada korban dari kejadian ini hanya dua unit mobil ringsek. “Di sini tidak ada yang istirahat, karena memang berupa garasi tempat mobil,” imbuh pria 46 tahun asal Desa Taro, Tegallalang itu.

Baca juga:  Polda “Warning” Premanisme Berkedok Ormas

Sementara kaur keamanan Pasar Ubud Wayan Bandung Wibawa mengatakan bangunan tersebut milik Lembaga Permasyarakatan (LPM) Desa Adat Ubud, bukan milik Pasar Ubud. “Itu milik LPM, infonya nanti akan dievakuasi,” ucapnya.

Pantauan Rabu sekitar pukul 09.00 wita, bangunan yang roboh nampak belum disentuh lantaran belum ada petugas yang melakukan evakuasi. Kondisi ini pun menjadi perhatian para wisatawan yang melintas di lokasi tersebut. (Manik Astajaya/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.