TABANAN, BALIPOST.com – Berkeliling Tabanan sambil menikmati pemandangan sawah dengan menggunakan mobil antik menjadi salah satu pilihan baru saat berwisata ke Lumbung Padinya Bali. Seperti yang terlihat di Gedung Maria Tabanan.

Deretan mobil VW klasik Safari nampak parkir. Mobil buatan Jerman Keluaran tahun 1971 menjadi mode transportasi yang sangat diminati para wisatawan mancanegara.

Para penghobi mobil VW ini tergabung dalam satu komunitas yang bernama Awiwah Tabanan. Salah satu anggotanya, Nyoman Muliana menyatakan keberadaan mobil VW di Tabanan sebagai mode tranposrtasi bagi para wisatawan mancanegera ada sejak tahun 1999.

Mulanya mobil VW ini dimiliki oleh salah satu warga negara Jerman yang sudah menetap di Tabanan. Setiap kali tamu atau keluarga yang berkunjung ke Tabanan selalu diajak berkeliling Tabanan dengan menggunakan mobil VW.

Melihat peluang ini warga lokal yang dulunya bekerja di hotel tertarik untuk terjun ke usaha yang sama. “Kebetulan juga kami memiliki mobil VW,” ujar Muliawan.

Baca juga:  Kunjungan Wisatawan ke Besakih Masih Normal

Dituturkan pria berusia 35 tahun asal Banjar Puseh, sesuai dengan namanya Eksplore Tabanan, maka wisatawan akan diajak berkeliling mulai dari menikmati suasana pasar tradisonal Tabanan terlebih dahulu. Kemudian daerah Tamba Waras, Pura Luhur Batukaru di Desa Wongaya Gede, hingga nantinya menuju daerah Jatiluwih untuk menikmati persawahan terasering di Tabanan. Setelah itu baru menyusuri pantai selatan Tabanan yakni Pantai Soka di daerah Selemadeg Barat.

Keasyikan tour dengan mobil VW ini adalah wisatawan bisa dengan bebas melihat pemandangan. Hal ini karena mobil VW tidak terdapat penutup atap mobil.

Muliana menambahkan rata-rata wisatawan yang menggunakan mobil VW berasal dari negara Jerman, Perancis, Italia dan Belanda. Dalam sehari hanya bisa melayani satu kali rute. Muliana menambahkan order biasanya ramai datang mulai dari Juli hingga September. (kmb24)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.