Razia di jalan Denpasar-Gilimanuk yang dilakukan personil Polsek dilakukan setiap hari. Pascapenangkapan terduga teroris di Banyuwangi, kegiatan razia jalan raya ini diperbanyak. (BP/olo)

NEGARA, BALIPOST.com – Adanya penangkapan terduga teroris di Banyuwangi, Jawa Timur, pengamanan wilayah jalur perbatasan Bali ditingkatkan.  Sejumlah kegiatan operasi rutin setiap hari oleh anggota polisi hingga di tingkat Polsek-polsek intensitasnya ditingkatkan.

Kabag Ops Polres Jembrana, Kompol M. Didik Wiratmoko seijin Kapolres Jembrana, AKBP Budi P. Saragih, Minggu (5/8) mengatakan disamping pengamanan di pintu masuk Bali di Pelabuhan Gilimanuk, beberapa kegiatan pengamanan wilayah ditingkatkan. Seperti operasi pemeriksaan kendaraan di sepanjang jalan Denpasar-Gilimanuk dari Melaya hingga Pekutatan. Operasi di jalan raya ini dilakukan rutin setiap hari oleh anggota Polsek. Baik jalur menuju Denpasar (masuk Bali) atau sebaliknya. Waktu dan lokasi pelaksanaan operasi jalan raya ini juga diacak. Baik Polsek Melaya, Polsek Kota Negara, Polsek Mendoyo dan Polsek Pekutatan melakukan operasi jalan raya di jalan Denpasar-Gilimanuk. Pemeriksaan tidak hanya surat-surat kelengkapan namun juga barang bawaan kendaraan.

“Kita intensifkan operasi di jalanan yang dilakukan tiap polsek. Kalau biasanya sehari dua kali (operasi lalulintas) kita tambah menjadi tiga kali,” terangnya.

Baca juga:  Curi Perhatian, Banyuwangi Gelar Festival Orang Kembar

Disamping itu kegiatan operasi yustisi ke sejumlah tempat tinggal sementara seperti tempat kos, rumah kontrakan hingga tempat-tempat penampungan nelayan di pesisir juga lebih sering dilakukan. Operasi yustisi dengan mendatangi langsung lokasi tempat tinggal penduduk pendatang (duktang) ini untuk memastikan identitas, juga menjaga kamtibmas. Khusus di sepanjang pesisir Jembrana, menurutnya dari 32 titik “jalur tikus” termasuk pelabuhan rakyat, pengawasannya juga diintensifkan.

Titik fokus pemeriksaan di Pelabuhan Gilimanuk tetap dilakukan. Hanya saja, seluruh personil Polsek Kawasan Laut Gilimanuk dikerahkan dengan diback up dari Polres. Total personil baik di pintu masuk maupun keluar Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk kurang lebih 100 orang. “Kita sudah lakukan peningkatan seminggu terakhir, kewaspadaan untuk mengantisipasi (teror),” tandas Didik. (surya dharma/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.