NEGARA, BALIPOST.com – Akhirnya, Kapal motor penumpang (KMP) Liputan Xll yang kandas pada Kamis (2/8) tengah malam berhasil dievakuasi, Sabtu (4/8) pagi. Kapal itu bisa lepas dari kandas setelah ditarik tug boat.

Dari informasi, sedianya penarikan KMP Luputan Xll itu, akan dilakukan pada Jumat (3/8) siang saat air pasang mencapai puncaknya. Namun karena terkendala cuaca buruk, yakni kecepatan angin sampai 35 knot, penarikan dengan mengunakan tug boat urung dilakukan.

Setelah 26 jam lebih kandas, KMP itu kembali berusaha ditarik dengan tug boat. Penarikan itu dilakukan Sabtu (4/8) pukul 02.00 saat cuaca cukup bersahabat serta air pasang mencapai puncaknya. Tug boat Anggada II tersebut berhasil mengeluarkan KMP yang di nahkodai Edwan Panjaitan itu pukul 02.20 dari perairan dangkal.

Setelah lepas dari kandas, KMP Liputan Xll tidak dibawa ke dermaga Landing Crafta Macine (LCM) Pelabuhan Gilimanuk, untuk menurunkan kendaraan yang dimuatnya karena kemudinya mengalami kerusakan. Syahbandar Gilimanuk, Nyoman Suryantha mengatakan KMP Liputan Xll sudah berhasil ditarik dan lepas dari kandas, langsung dibawa ke Ketapang.

Baca juga:  Hasil Koordinasi KRB Gunung Agung, Tidak Ada Desa di Bangli yang Dikosongkan

Syahbandar Ketapang, Eka Cakrawala dikonfirmasi terpisah mengatakan, KMP Liputan Xll tidak bisa sandar di Pelabuhan Gilimanuk karena tidak bisa melakukan olah gerak akibat kemudinya tidak berfungsi. Menurutnya kapal tersebut ditarik ke Pelabuhan Tanjungwangi, Ketapang setelah sampai langsung lego jangkar tanpa lebih dahulu menurunkan kendaraan yang dimuatnya.

Dikatakan mesinnya tidak masalah, tetapi kemudinya tidak berfungsi sehingga kapal yang masih memuat kendaraan itu langsung dibawa ke pelabuhan Tanjung Wangi dan sandar disana. Dikatakan Eka, KMP Liputan Xll akan bongkar muatan di Pelabuhan Ketapang. (kmb/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.