DENPASAR, BALIPOST.com – Warga di Jalan Trenggana tepatnya seputaran Pura Lung Atad, Penatih, Denpasar Timur (Dentim), Senin (30/7) pukul 09.00 Wita, dikagetkan teriakan penjaga toko sembako, Mahniwa (39). Dia teriak minta tolong karena satu tabung elpiji dibawa kabur pencuri.

Warga yang melihat kejadian itu langsung mengejar pelaku dan berhasil ditangkap tak jauh dari TKP dan sempat dihajar massa. Mahniwa dan Busro (18), penjaga toko tersebut menceritakan, pelaku yaitu Candra (23) datang ke TKP dan pura-pura beli obat batuk.

Kebetulan saat itu Mahniwa asal Madura, Jawa Timur ini, yang jaga toko, sedangkan Busro tidur karena tugas malam. “Dia (Candra) bilang mau beli obat batuk. Saat saya ambilkan, dia langsung pergi sambil membawa tabung gas yang kosong. Saya langsung teriak minta tolong,” ucapnya.

Waktu itu ada warga yang melintas di TKP dan langsung mengejar pelaku. Warga pun berhasil menangkap pelaku asal Jember, Jawa Timur ini, utara TKP.

Baca juga:  Eksekusi Lahan, Ini Harapan Warga Kampung Bugis pada BTID

Selanjutnya pelaku dibawa kembali ke lokasi kejadian tepatnya depan Pura Lung Atad.
“Sudah tiga kali kejadian di sini (toko). Toko ini buka 24 jam,” kata Busro.

Mendapat informasi ada maling ditangkap, Buser Polsek Dentim langsung ke TKP. Setibanya di sana, pelaku sedang dikerumuni warga. “Berapa kali kamu nyuri?” tanya petugas.

“Baru sekali dan di sini saja Pak,” jawab Candra.

Saat diinterogasi, Candra mengaku tinggal di wilayah Kesiman, Dentim. Selama tinggal di Bali, dia kerja jadi kuli bangunan. “Dimana-mana saya kerja Pak. Kalau ambil tabung baru di sini saja. Silahkan cek ke kos saya,” kata Candra untuk meyakinkan petugas.

Usai interogasi saksi, polisi lalu membawa pelaku ke Mapolsek Dentim. “Motor yang dipakai pinjaman. Kami masih dalami kasus ini,” ungkap petugas. (Kerta Negara/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.