Aktivitas foto prewedding di atas tebing wilayah Pantai Balangan dinilai membahayakan keselamatan. (BP/edi)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Tidak hanya untuk berlibur, saat ini wisatawan juga banyak melakukan aktivitas prewedding di Bali. Hal ini karena di Bali memiliki banyak spot foto yang alami dan tidak dimiliki tempat lain.

Seperti yang terlihat di kawasan pantai Balangan, Jimbaran, Kuta Selatan. Kawasan pantai yang memiliki tebing karang yang menjorok ke Laut, memang menjadi incaran pasangan yang akan melakukan foto prewedding.

Namun, di tengah indahnya panorama yang disajikan, mereka malah banyak yang mengabaikan keselamatan. Dari pengamatan di lapangan, banyak wisatawan malah berfoto di atas tebing yang sangat membahayakan keamanan.

Terkait hal itu, Kepala Dinas Pariwisata Badung, I Made Badra saat dikonfirmasi, Minggu (29/7) tidak memungkiri. Bahkan pihaknya sudah mengimbau para pelaku aktivitas Prewedding ini.

Ia juga sudah membicarakan hal itu kepada Bali Wedding Association. Dari kesepakatan, wedding spot yang disarankan yaitu bukan di tebing-tebing karang. Namun lebih banyak dilakukan di halaman terbuka. “Sekarang mereka sudah diarahkan ke area terbuka yang keamamananya terjamin. Ini dilakukan demi keamanan dan keselamatan mereka. Mereka sudah sepakat seperti itu,” ucapnya.

Baca juga:  Bali Spirit Festival Resmi Digelar

Diakuinya, saat ini memang banyak wisatawan melakukan foto prewedding di Bali. Seperti wisatawan dari India, Korea, Australia. Potensi wisatawan yang melakukan prewedding saat ini memang sangat bagus. Hal itu juga sudah dipromosikan melalui Bali Wedding Association. “Pasar itu banyak melakukan prewedding di Bali,” ucapnya.

Dikatakan, negara yang sedang disasar seperti pasar India dan Korea. Selain itu pasar Australia juga mulai ramai untuk aktivitas prewedding. Sementara, untuk pasar China tidak terlalu banyak, karena wisatawan China sebagian besar untuk leisure atau rekreasi.

Meski pasar prewedding mulai banyak, namun dari sisi keselamatan juga perlu menjadi perhatian. Selama ini, terkadang mereka ingin melakukan sesi foto yang sensasional, namun tidak memperhatikan sisi keselamatan.

“Boleh saja mereka minta, tapi kita sarankan demi keamanan. Seperti misalnya di kawasna water blow Nusa Dua, kawasan Pantai Balangan. Terkadang mereka mengabadikan prewedding nya secara sensasional, tapi mereka lupa akan keselamatan,” ujarnya. (Yudi Karnaedi/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.