Puluhan pemanan dari Jepun Bali TAC siap berlaga di Yogyakarta. (BP/wah)

DENPASAR, BALIPOST.com – Sebanyak 36 pemanah tradisional dari Jepun Bali Traditional Archery Club (Jepun Bali TAC) siap berlaga di ajang Gebyar Sedulur Panahan 2018 di Yogyakarta. Ini merupakan event nasional untuk mendukung dan menyukseskan Asian Games 2018.

Gebyar Sedulur Panahan dilaksanakan Minggu (29/7) di lapangan panahan Kenari, Umbulharjo, Yogyakarta, memperebutkan  total hadiah Rp 50 juta. Pelatih Jepun Bali TAC AA Anom Giri mengatakan 36 pemanah tradisional ini akan turun di kategori Jemparingan SD (putra-putri), Jemparingan SMP (putra-putri) dan Jemparingan Umum (putra-putri). “Kami akan berusaha semaksimal mungkin di event yang didukung Asisten Deputi Industri dan Promosi Olahraga Deputi Pengembangan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia ini. Selain memperkuat tali silaturahmi sesama pemanah tradisional kami tentu juga ingin meraih prestasi,” jelasnya.

Ketua Harian Jepun Bali TAC Daniel Morado Parulian menjelaskan tim Jepun Bali TAC berangkat ke Kota Gudeg pada Sabtu (28/7) pagi. Keberangkatan ini mendapat dukungan Perpani Bali, Lion Air, Manna Queen, serta Trihita Alam Eco School. Mereka yang berangkat adalah AA Anom Giri, IA Purnamaningsih, Daniel Morado Parulian, Faith Dinnarose Magdalena, Hope Beatrix Nastassia, Ong Sie Djin, AA Bagus Bayu Putra, IG Ayu Alit Arisanti, AA Bagus Gangga, AA Istri Intan SP, AA Istri Trisna MP, I Ketut Suyadnya, Ni Luh Putu Sutarmi, Restu Alden N. Soekarno, Ni Luh Ninda Sukerni, Yudi, Yurika Sachi Renata, Nio Tiu Tien, I Dewa Made Bayu Atmaja Darmawan, Desak Tri Santi, Pande Putu Gina Putri Arista,  Luh Putu Hendrayani, K. Mira Adelia Putra, Putu Gede Darma Putra Pratama, Albert Yohan Firlandi, RA Helmi Ginanti, AA Sri Utari, AA Istri Anom Dewi, Tarina Dewi, Teguh, I Wayan Oka Dharmana, Yudistira, I Putu Narendra Sukarya Dharma, Ninik Sulistyaningsih, Ni Putu Puspani, dan Made Danendra Daksa Dharmana.

Baca juga:  Goa Cermai Yogyakarta

Acara pelepasan tim Jepun Bali TAC ini dilaksanakan Kamis (26/7) di lapangan panahan Istana Taman Jepun, Denpasar. Hadir dalam pelepasan tersebut Ketua Pengprov. Perpani Bali I Gusti Ngurah Wisnu Mataram dan pengurus Jepun Bali TAC.

“Kepada para pemanah tradisional, saya berharap agar bisa menjaga prestasi yang sudah diraih Jepun Bali selama ini. Terima kasih juga kepada para orangtua yang sudah ikut mendukung anak-anak. Anak-anak sekarang berada di era milineal yang dekat dengan gadget. Adanya panahan tradisional ini membuat mereka memiliki aktivitas yang bermanfaat. Semoga semua meraih prestasi terbaik,” ungkapnya.

Wisnu menambahkan pemerintah melalui Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga sudah mulai melirik panahan tradisional. Karena itu, ia berpesan agar semua proses legalitas organisasi segera dilengkapi. (Ngurah Budi/tokoh)

 

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.